Kamis, Januari 8, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - News - Atap Kelas SDN Kawengen 02 Semarang Ambrol, Sekolah Terpaksa Berlakukan 2 Shift

Atap Kelas SDN Kawengen 02 Semarang Ambrol, Sekolah Terpaksa Berlakukan 2 Shift

Basuki by Basuki
30 Juli 2025 20:54
in News, Pendidikan, Semarang, Seputar Jateng, Umum
0 0
Atap tiga kelas di SDN Kawengen 02 Semarang ambrol saat liburan sekolah.

Plt Kepala Sekolah dan para guru di SDN Kawengen 02 menunjukkan atap ruang kelas yang rusak.(Lingkar Network/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

KAB. SEMARANG, Harianmuria.com – Kondisi gedung di SDN Kawengen 02, Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, memprihatinkan. Tiga ruang kelas di sisi kanan sekolah mengalami kerusakan parah setelah atap plafon ambrol akibat rangka kayu yang rapuh dimakan rayap.

Plafon Ambruk Saat Libur Sekolah

Plt Kepala Sekolah SDN Kawengen 02, Suharto, menjelaskan insiden tersebut terjadi saat libur sekolah, sehingga tidak memakan korban. Namun, material plafon yang runtuh memenuhi ruangan kelas dan menyebabkan proses pembelajaran terganggu.

“Ambrolnya plafon karena kerangka atap sudah rapuh dimakan rayap. Ini terjadi saat liburan, jadi tidak ada korban. Tapi ruang kelas jadi tidak bisa digunakan,” ujar Suharto, Rabu, 30 Juli 2025.

Suharto menambahkan, kerusakan mulai terlihat sejak Juni 2025 ketika pihak sekolah melakukan pembersihan menjelang tahun ajaran baru 2025/2026. Saat itu, struktur atap terlihat bergelombang dan beberapa eternit sudah ambrol sebagian.

“Waktu itu kami curiga karena plafon mulai ambrol setengah dan struktur atap tampak tidak rata. Sayangnya, sebelum tahun ajaran baru dimulai, plafon benar-benar runtuh,” jelasnya.

Baca Juga:  Serapan Bantuan Operasional RT dan RW di Kota Semarang Tembus 95 Persen

Sekolah Berlakukan Sistem 2 Shift

Sebagai langkah darurat, pihak sekolah menerapkan sistem pembelajaran dua shift, yakni pagi dan siang hari, untuk menjaga keselamatan siswa. Langkah ini disosialisasikan kepada para orang tua murid melalui pertemuan khusus.

“Kami harus memberlakukan dua shift karena tiga kelas tidak bisa digunakan. Ini untuk keselamatan siswa. Total siswa kami lebih dari 260, jadi terpaksa kami atur sistem rombel dan shift,” paparnya.

Namun, sistem dua shift ini menuai keluhan dari sejumlah orang tua, terutama mereka yang bekerja. Jam masuk pukul 10.00 WIB dianggap menyulitkan karena tidak sinkron dengan jadwal kerja orang tua.

“Banyak orang tua keberatan, terutama yang anaknya masuk siang. Mereka kesulitan antar-jemput karena bertabrakan dengan jam kerja,” ungkap Sadi, salah satu guru SDN Kawengen 02.

Gedung Tua, Belum Pernah Direhab Total

Bangunan sekolah tersebut dibangun sekitar tahun 1995 dan belum pernah mengalami peremajaan menyeluruh. Menurut Suharto, hanya pernah dilakukan perbaikan minor di bagian tiang teras, sementara kerangka atap tidak pernah diganti.

Baca Juga:  Heboh Pria Bersimbah Darah di Jalan Petek Semarang, Polisi Pastikan Bukan Aksi Pengeroyokan

“Kerusakan ini diperparah serangan rayap. Kayu-kayu kerangka plafon sudah lapuk dan tidak kuat lagi menopang beban atap,” tegasnya.

Sekolah Minta Perhatian Pemkab Semarang

Melihat kondisi gedung yang rusak parah, pihak sekolah berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Semarang, khususnya dalam perbaikan sarana prasarana pendidikan.

“Kami sangat berharap Pemkab bisa segera turun tangan untuk merehabilitasi gedung sekolah ini. Agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bisa berjalan normal kembali, dan siswa bisa belajar dengan nyaman dan aman,” kata Suharto.

Sadi menambahkan, kerusakan ruang kelas ini berpotensi menurunkan efektivitas pembelajaran. Ia menyebut bahwa materi yang disampaikan guru kemungkinan hanya bisa terserap sekitar 60 persen karena keterbatasan ruang belajar.

“Kalau dibiarkan terlalu lama, kualitas pembelajaran menurun. Kami minta agar sekolah ini jadi prioritas dalam program rehabilitasi pendidikan di Kabupaten Semarang,” pungkasnya.

Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: atap kelas SD ambrolberita pendidikan semarangBerita SemarangInfo Semarangkerusakan sekolahrayap rusak plafon sekolahSDN Kawengen 02 Semarangsekolah dua shiftsemarang hari ini

Related Posts

Resmi menjabat Dirut PDAM Kota Semarang, Ady Setiawan menargetkan penambahan 10.000 pelanggan baru per tahun dan fokus perluasan layanan air bersih.
Semarang

Resmi Pimpin PDAM Kota Semarang, Ady Setiawan Targetkan 10.000 Pelangan Baru per Tahun

8 Januari 2026
Gus Yasin mendorong pemanfaatan AI untuk mendokumentasikan kisah para wali agar sejarah dan dakwah Islam lebih menarik bagi generasi muda.
Kudus

Sasar Generasi Muda, Gus Yasin Gagas Pemanfaatan AI untuk Dokumentasi Kisah Para Wali

8 Januari 2026
Permohonan dispensasi nikah di Kabupaten Rembang turun 60 kasus setelah pengetatan syarat dan sinergi lintas lembaga melalui pembinaan dan pendampingan.
Rembang

Hasil Sinergi Lintas Lembaga, Permohonan Dispensasi Nikah di Rembang Susut 60 Kasus

8 Januari 2026
Panen jagung serentak di Kabupaten Kudus Kuartal IV 2025 menghasilkan 26 ton jagung sebagai wujud sinergi lintas sektor mendukung ketahanan pangan.
Kudus

Dukung Ketahanan Pangan, Panen Jagung Serentak di Kudus Hasilkan 26 Ton

8 Januari 2026
Load More
Next Post
Sebanyak 100 hewan peliharaan divaksin rabies gratis di Rembang Expo 2025.

100 Hewan Peliharaan Divaksin Rabies Gratis di Rembang Expo 2025, Warga Antusias

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guru ASN Blora Sumringah, Anggaran Rp40,73 Miliar Cair untuk Gaji ke-13 dan THR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS