BLORA, Harianmuria.com – Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Pati Raya yang digelar di Hotel New Merdeka, Pati, Sabtu, 6 September 2025, menjadi momentum penting bagi konsolidasi partai. Dalam forum tersebut, Arifin Muhdiarto resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPD PKS Blora.
Usai dilantik, Arifin menegaskan tiga fokus utama yang akan menjadi pijakan perjuangan PKS Blora, yakni militansi kader, soliditas struktur partai, serta penguatan konsolidasi dan silaturahim.
“Tiga fondasi ini menjadi modal besar bagi PKS Blora. Dengan kader yang militan, struktur yang solid, dan konsolidasi yang kuat, kami optimistis bisa meraih kemenangan di Pemilu Legislatif maupun Pilkada,” ujar Arifin.
Meski demikian, ia menekankan bahwa kemenangan politik hanyalah sarana, bukan tujuan akhir. “Tujuan utama adalah memberi pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tambahnya.
PKS Tekankan Pelayanan Masyarakat
Ketua DPW PKS Jawa Tengah, Hadi Santoso, dalam sambutannya mengingatkan seluruh kader agar tidak melupakan jati diri partai sebagai pelayan rakyat. Ia menegaskan, seluruh kantor PKS dari tingkat provinsi hingga desa harus berfungsi sebagai pos pelayanan masyarakat.
“Pelayanan adalah gen yang melekat pada DNA PKS. Kami instruksikan pejabat publik dan anggota legislatif PKS menggunakan fasilitas dan kewenangan mereka demi mengadvokasi kepentingan rakyat,” ujar Hadi.
Program Prioritas PKS Blora: K2P2
Selain pengukuhan kepengurusan, Musda VI juga menjadi momentum penguatan strategi dan persaudaraan antar kader. PKS Blora menetapkan program prioritas Kader dan Kaderisasi (K2P2), yang fokus meningkatkan kesejahteraan kader baik dari sisi ekonomi maupun kesehatan.
Dengan semangat baru pasca-Musda, PKS Blora menargetkan kiprah yang lebih nyata bagi masyarakat, sekaligus meneguhkan peran partai sebagai sarana perjuangan politik yang berpihak pada rakyat.
Jurnalis: Subekan
Editor: Basuki










