Sabtu, Januari 10, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - News - 2 Alat Peringatan Dini Bencana di Semarang Dicuri, BPBD Lapor Polisi

2 Alat Peringatan Dini Bencana di Semarang Dicuri, BPBD Lapor Polisi

Basuki by Basuki
11 September 2025 17:57
in News, Semarang, Seputar Jateng, Umum
0 0
Dua alat peringatan dini bencana (EWS) di Semarang dicuri, BPBD melapor polisi.

Kepala BPBD Kota Semarang Endro Pudyo Martanto. (Lingkar Network/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

SEMARANG, HarianMuria.com – Dua unit Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini bencana milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang dilaporkan hilang karena dicuri. EWS tersebut sebelumnya terpasang di kawasan rawan bencana, termasuk daerah bantaran sungai dan area rawan longsor.

Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto, mengatakan pihaknya telah memasang 28 unit EWS di berbagai lokasi strategis, seperti bantaran sungai dan lereng perbukitan. Namun, dua unit dilaporkan raib dan saat ini sudah dalam penanganan kepolisian.

“Dari 28 unit yang kami pasang, 26 masih aktif dan berfungsi. Dua lainnya hilang. Sudah kami laporkan ke polisi,” ujar Endro, Kamis, 11 September 2025.

Alat Penting untuk Deteksi Banjir dan Longsor

Endro menjelaskan bahwa EWS berperan vital dalam memberikan peringatan dini kepada warga, khususnya saat debit air sungai naik atau saat potensi longsor meningkat. Salah satu lokasi yang sebelumnya dipasang alat ini adalah aliran Sungai Pudak Payung.

Baca Juga:  Serapan Bantuan Operasional RT dan RW di Kota Semarang Tembus 95 Persen

“EWS ini otomatis aktif dan membunyikan sirene saat sensor mendeteksi peningkatan debit air. Sangat membantu untuk evakuasi cepat,” jelasnya.

Pemasangan EWS dilakukan di titik-titik strategis seperti bantaran Sungai Sringin, Silandak, dan Sampangan, termasuk perumahan padat penduduk seperti Dinar Elok di Tembalang.

Endro menyayangkan pencurian tersebut karena menurutnya, alat tersebut tidak akan berguna jika dicuri. “Alat ini tidak bisa difungsikan sembarangan. Kalau masyarakat sudah merasakan manfaatnya, kami bisa usulkan penambahan EWS lewat APBD mendatang,” imbuhnya.

BPBD Petakan Daerah Rawan Bencana

Sebagai bagian dari mitigasi bencana, BPBD Kota Semarang juga telah memetakan wilayah rawan bencana ke dalam tiga kategori: rawan longsor, rawan banjir, dan rawan kebakaran.

Baca Juga:  Polres Semarang Setor 45,94 Ton Jagung Hasil Panen ke Bulog Selama 2025

Wilayah rawan banjir berada di kawasan pesisir utara seperti Semarang Utara, Gayamsari, dan Genuk. Rawan longsor mencakup daerah perbukitan seperti Candisari, Gunungpati, dan Gajahmungkur. Rawan kebakaran umumnya terjadi di wilayah padat penduduk.

“Kami terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, karena bencana bisa datang kapan saja tanpa bisa diprediksi,” ujar Endro.

Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: alat peringatan dinibanjirBencana AlamBerita SemarangBPBD Kota SemarangEWSEWS dicuriLongsorPencuriansemarang hari ini

Related Posts

Keberhasilan e-parkir di Pasar Sido Makmur mendorong Pemkab Blora menerapkan parkir elektronik di tiga pasar lagi demi meningkatkan PAD hingga Rp10 miliar.
Blora

Sukses di Pasar Sido Makmur, Pemkab Blora Siap Terapkan E-Parkir di 3 Pasar Lagi

9 Januari 2026
Angin kencang menerjang Kecamatan Sidomukti, Salatiga, merusak 10 rumah warga dan 3 warung semi permanen.
Salatiga

Angin Kencang Terjang Sidomukti Salatiga, 10 Rumah dan 3 Warung Rusak

9 Januari 2026
Tagihan listrik sarpras jalan di Blora tembus Rp8,5 miliar sepanjang 2025, efisiensi Pemkab Blora berhasil menghemat anggaran hingga Rp30 juta.
Blora

Tagihan Listrik Sarpras Jalan di Blora Tembus Rp8,5 Miliar, Efisiensi Berhasil Hemat Rp30 Juta

9 Januari 2026
Aksi unik warga adopsi 500 bibit pohon jambu untuk menghijaukan lereng Gunung Merbabu di Getasan, Kabupaten Semarang, demi menjaga kawasan tangkapan air.
Semarang

Unik, Warga Adopsi 500 Bibit Pohon Jambu untuk Hijaukan Lereng Gunung Merbabu

9 Januari 2026
Load More
Next Post
DPMPTSP Blora gelar Gerakan Pangan Murah di MPP untuk membantu masyarakat sekaligus mendekatkan layanan publik.

Dekatkan Layanan ke Masyarakat, DPMPTSP Blora Gelar Gerakan Pangan Murah di MPP

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Molor Seminggu, Pencairan Gaji ASN Blora Rp55,5 Miliar Mulai Diproses

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS