PATI, Harianmuria.com – Jemaah haji asal Pati yang tergabung dalam kloter 78,79, 80, 81, dan 82 gelombang kedua akan dipulangkan melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz secara bertahap mulai pada 29-31 Juli 2023.
Hal tersebut diungkap Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati Abdul Hamid.
Ia mengatakan, saat ini jemaah haji asal Kabupaten Pati sudah selesai melakukan rangkaian ibadah haji. Mereka akan menjalani ibadah sunah dan tinggal di Madinah selama kurang lebih sembilan hari sebelum pulang ke tanah air.
“Kemudian untuk jemaah sendiri Alhamdulillah, kegiatan Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) selesai, pembayaran Dam selesai dan bahkan kegiatan rukun yang terakhir berupa Tawaf Ifadhoh yang diikuti Sai. Jadi hari ini posisi Jemaah tinggal melaksanakan kegiatan ibadah sunah, ada umroh sunah, ziarah ke tempat bersejarah, kemudian jamaah rutin di Masjidil Haram dan kegiatan ibadah sunnah lainnya,” ucap Abdul.
Untuk saat ini, pihaknya sedang berkoordinasi terkait kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Pati yang rencananya pulang pada tanggal 29 sampai 31 Juli 2023 mendatang. Diperkirakan pada tanggal 21 Juli, jemaah asal Kabupaten Pati akan pindah dari Makkah ke Madinah untuk melaksanakan Sholat Arbai dan ibadah lainnya.
“Rencana pulang ditanggal 29, 30, dan 31 juli 1023. Tetapi yang kloter satu besok pagi yang kloter satu kita sudah muali koordinasi ini untuk kedatangan yang kloter satu ini dari Kabupaten Grobokan besok pagi sudah landing. Tapi kalau Jemaah Pati kan masih harus ada kegiatan Sholat Arbai Di Madinah, jadi rencana sekitar tanggal 21 Juli, baru Makkah pindah ke Madinah,” pugkasnya. (Lingkar Network | Setyo Nugroho – Harianmuria.com)










