REMBANG, Harianmuria.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU Taru) Kabupaten Rembang terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Dari empat paket proyek tahun ini senilai total Rp6,83 miliar, tiga di antaranya sudah rampung 100 persen.
Kabid Bina Marga DPU Taru Rembang, Nugroho Tri Hutomo, menjelaskan bahwa satu paket jalan yang tersisa, yaitu ruas Landoh–Kerep–Kepohagung, masih dalam tahap pengecoran pelebaran bahu jalan.
“Empat paket, yang tiga sudah selesai 100 persen, kecuali yang Landoh–Kerep saat ini proses cor pelebaran di spot akhir. Nanti bahu jalannya akan lebih luas dan bisa digunakan untuk lalu lintas,” jelas Nugroho.
Proyek ini memiliki nilai Rp1,89 miliar dengan panjang 802,5 meter dan lebar 4 meter, menggunakan konstruksi pelebaran hotmix.
3 Proyek Jalan Sudah Selesai
Tiga paket proyek yang telah rampung meliputi:
- Ruas Sendangagung–Segoromulyo: Rp1,87 miliar, panjang 1.686 meter, lebar 3 meter (overlay hotmix).
- Ruas Punggurharjo–Wuwur–Johogunung: Rp1,2 miliar, panjang 1.850 meter, lebar 3 meter (overlay hotmix).
- Ruas Mrayun–Ngajaran–Tahunan: Rp1,87 miliar, panjang 1.842,5 meter, lebar 3 meter (overlay hotmix).
Pemeliharaan Jalan di 3 Titik
Selain peningkatan jalan, DPU Taru juga melakukan pemeliharaan jalan di tiga titik: Tireman–Japerejo, Gunungsari–Kuangsan, dan Sambiyan–Sidomulyo.
“Jalan Japerejo–Tireman lubangnya banyak sekali. Jalan ini termasuk program Inpres Jalan Daerah tahun ini, dengan mekanisme multi years,” terang Nugroho.
DPU Taru juga telah mengusulkan anggaran Rp40 miliar untuk penanganan ruas Japerejo–Tireman sepanjang 6,7 kilometer dengan konstruksi beton.
Total 22 Paket Pekerjaan Jalan Tahun Ini
Secara keseluruhan, tahun ini DPU Taru menangani 22 paket pekerjaan jalan, baik peningkatan maupun pemeliharaan. Beberapa progres terlihat di ruas RSUD Rembang–MAN 1 Rembang, Kaliombo–Sudo, Gedangan–Sridadi, Kabongan Kidul–Ngotet, serta ruas di Sale dan Sluke seperti Bitingan, Ngajaran, Sumbermulyo, dan Pangkalan.
“Total anggaran pekerjaan PL tahun ini sekitar Rp4,2 miliar,” tambah Nugroho.
Dengan berbagai upaya ini, Pemkab Rembang menargetkan peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang lebih merata, sehingga konektivitas antarwilayah semakin lancar dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki










