KENDAL, Harianmuria.com – Dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal, yakni Sekretariat Daerah dan Dinas Kesehatan, berhasil meraih penilaian “Sangat Memuaskan” dalam pengelolaan arsip.
Penilaian tersebut dilakukan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kendal sebagai bagian dari audit pengawasan kearsipan internal tahun 2025.
Hasil Penilaian Pengelolaan Arsip OPD Kendal
Dalam hasil evaluasi, Sekretariat Daerah meraih nilai 93,06 dengan kategori AA (sangat memuaskan), disusul Dinas Kesehatan dengan nilai 90,31 kategori AA (sangat memuaskan).
Sementara itu peringkat ketiga diraih Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Baperlitbang) Kendal dengan nilai 86,78 kategori A (memuaskan).
Selain OPD, audit pengawasan kearsipan internal juga dilakukan di tingkat kecamatan se-Kabupaten Kendal. Hasilnya, Kecamatan Patebon menempati posisi terbaik dengan nilai 86,69 kategori A, diikuti Kecamatan Gemuh dengan 84,52, dan Kecamatan Singorojo dengan 82,89. Ketiganya memperoleh kategori A (memuaskan).
Audit Arsip Dorong Akuntabilitas Pemerintahan
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kendal, Agus Dwi Lestari, menjelaskan bahwa audit kearsipan dilakukan untuk mengukur perkembangan tindak lanjut hasil pengawasan, mengidentifikasi rekomendasi, serta mendorong peningkatan akuntabilitas pengelolaan arsip.
“Ini merupakan komitmen kita untuk menjadikan arsip sebagai dokumen yang menunjang akuntabilitas pemerintahan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus memperbaiki sistem pengarsipan,” ujar Agus.
Agus menegaskan bahwa kekurangan sumber daya manusia (SDM) tidak dapat dijadikan alasan dalam pengelolaan arsip. “Kalau satu hari saja kita melupakan pengarsipan, itu akan menjadi beban pekerjaan di hari berikutnya,” katanya.
Ia menambahkan, Pemkab Kendal memiliki 40 tenaga fungsional kearsipan yang siap membantu setiap OPD dalam proses penataan arsip.
“Dengan sistem kerja baru, kita bisa menugaskan tenaga fungsional tersebut untuk membantu OPD. Jadi tidak ada alasan kekurangan SDM,” tandasnya.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki










