BONTANG, Harianmuria.com – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo, mengusulkan pemanfaatan dana Corporate Action Reserve (CAR) dari industri pupuk nasional untuk pengadaan mobile unit tester lahan. Usulan ini disampaikan saat kunjungan reses Komisi IV di Pabrik Pupuk Kaltim, Bontang.
Menurut Firman, penggunaan mobile tester lahan akan menjadi langkah strategis dalam mendorong efisiensi pemakaian pupuk, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di Indonesia.
“Alat tester tanah ini akan menjamin dosis penggunaan pupuk yang lebih efektif, efisien, dan produktif. Ini sangat relevan untuk mendukung swasembada pangan,” ujarnya.
Manfaat Strategis Mobile Tester Lahan
Firman menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi pengujian lahan secara portabel akan membawa berbagai dampak positif bagi pertanian nasional, antara lain:
✅ Efisiensi Penggunaan Pupuk
Petani dapat menentukan dosis dan jenis pupuk yang tepat sesuai kondisi tanah, sehingga mengurangi pemborosan dan menekan biaya produksi.
✅ Peningkatan Produktivitas Tanaman
Aplikasi pupuk yang sesuai dapat meningkatkan hasil panen dan membantu mewujudkan target swasembada pangan.
✅ Pengurangan Dampak Lingkungan
Pemakaian pupuk yang lebih terkontrol mengurangi risiko pencemaran air dan tanah akibat kelebihan unsur kimia.
Sejalan dengan Kebijakan Swasembada Pangan
Usulan ini dinilai sejalan dengan berbagai program strategis pemerintah dalam mendorong ketahanan pangan nasional, seperti:
- Peningkatan Ketersediaan Pupuk Subsidi: Dari 4,5 juta ton menjadi 9,5 juta ton untuk memenuhi kebutuhan petani.
- Penyederhanaan Distribusi Pupuk: PT Pupuk Indonesia mendistribusikan pupuk langsung ke kelompok tani dan pengecer untuk mempercepat penyaluran.
- Penerapan Teknologi Industri 4.0: Meningkatkan efisiensi operasional demi mendukung ketahanan pangan nasional.
Analisis Biaya dan Manfaat Jadi Kunci
Meski potensial, Firman menekankan bahwa pengadaan mobile tester lahan tetap memerlukan analisis mendalam dari sisi biaya, manfaat jangka panjang, dan dukungan infrastruktur.
“Alat tester tanah ini penting agar dosis penggunaan pupuk lebih efektif, efisien, dan produktif, sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian secara signifikan,” tutup Firman.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










