KUDUS, Harianmuria.com – Ratusan pendukung Persiku Kudus yang tergabung dalam Suporter Macan Muria (SMM) mendatangi kantor Bupati Kudus pada Jumat (29/7). Mereka berbondong-bondong menggelar aksi demo untuk menyampaikan lima tuntutan kepada bupati. Dalam aksi tersebut, Ketua SMM Kudus M Ilham membacakan lima tuntutan yang dinilai untuk menunjang kemajuan Persiku.
Pertama, SMM mendesak Bupati untuk membantu mengembangkan dan menghidupkan program pembinaan yang dimulai sejak dini, kompetisi sepak bola berjenjang di berbagai level usia hingga penyediaan infrastruktur olahraga yang memadai.
“Kedua, kami mendesak Bupati Kudus memperbaiki tata kelola induk dan olahraga khususnya KONI dan Askab PSSI Kudus,” ucapnya.
Selanjutnya, yang ketiga, SMM mendesak bupati berjanji bertanggung jawab penuh atas kiprah dan prestasi Persiku. Kemudian yang keempat, SMM juga mendesak Bupati Kudus untuk pro aktif dalam peran membantu mencari investor atau sponsor untuk membiayai Persiku.
“Terakhir, SMM meminta bupati dapat menjamin Persiku naik kasta dalam waktu dekat, dan menyiapkan tata kelola kepengurusan yang sehat dan profesional,” sebutnya.
Meski aksi tersebut tergolong damai, namun sempat terjadi saling dorong antar suporter dengan petugas Kepolisian. Bahkan, ada suporter yang nekat memanjat pagar pendopo. Akan tetapi, hal itu kemudian segera diamankan oleh pihak Polres Kudus.
Usai aksi, Bupati Kudus HM Hartopo memilih untuk tidak menemui para suporter saat itu. Hal ini kemudian membuat para suporter mengaku akan melakukan aksi demo lanjutan dengan jumlah massa yang lebih banyak.
“Kami akan datang lagi ke sini dengan massa yang lebih besar lagi sampai bapak Bupati menemui kami,” ucapnya.
Ilham mengatakan, pihaknya berharap Bupati Kudus dapat memenuhi keinginan dari para suporter Persiku Kudus. Menurutnya, tuntutan yang diberikan juga untuk menunjang kemajuan sepak bola di Kota Kretek.
“Kami ingin bapak Bupati bisa memenuhi keinginan dari teman-teman SMM Kudus,” tandasnya. (Lingkar Network | isa | Harianmuria.com)










