KAB. SEMARANG, Harianmuria.com – Kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Kabupaten Semarang mengalami kenaikan sekitar 10 persen selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, khususnya pada akhir pekan.
Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Semarang, Wiwin Sulistyowati, menyebutkan bahwa angka kenaikan tersebut belum maksimal lantaran faktor cuaca yang tidak menentu sepanjang Desember.
Cuaca Hambat Lonjakan Wisatawan
Wiwin menjelaskan, seharusnya jumlah kunjungan wisatawan di momen libur Nataru dapat meningkat hingga 20–25 persen. Namun, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi membuat pergerakan wisatawan menjadi terbatas.
“Semestinya bisa naik sampai 20 hingga 25 persen. Tapi karena cuaca tidak menentu, pagi hari bisa langsung hujan deras, sampai saat ini kenaikannya masih di angka 10 persen untuk akhir pekan,” ujar Wiwin, Senin, 29 Desember 2025.
Destinasi Wisata Didominasi Konsep Outdoor
Menurut Wiwin, kondisi tersebut juga dipengaruhi oleh karakteristik objek wisata di Kabupaten Semarang yang didominasi wisata luar ruangan (outdoor).
Saat hujan turun secara terus-menerus, jumlah pengunjung di akhir pekan bahkan bisa setara dengan hari biasa.
“Kebanyakan objek wisata kita outdoor, jadi sangat bergantung dengan alam. Kalau hujan terus, jumlah kunjungan bisa sama seperti weekend biasa,” imbuhnya.
Baca juga: Dusun Semilir Luncurkan Dusem Wonderland, Targetkan 60 Ribu Wisatawan saat Libur Nataru
Target 5,3 Juta Kunjungan Wisatawan di 2025
Disparta Kabupaten Semarang mencatat total kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2024 mencapai 4.330.651 orang, terdiri dari 4.328.318 wisatawan nusantara dan 2.333 wisatawan mancanegara.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2023 yang tercatat 3.534.130 wisatawan. Dengan tren positif tersebut, pada tahun 2025 Pemkab Semarang menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 5.330.651 orang atau naik sekitar 1 juta pengunjung.
10 Destinasi Favorit di Kabupaten Semarang
Wiwin mengungkapkan, terdapat 10 destinasi wisata unggulan di Kabupaten Semarang yang paling banyak dikunjungi wisatawan, yaitu:
- Gua Maria Kerep Ambarawa
- Dusun Semilir, Bawen
- Dairyland On The Valley, Bergas
- New Celosia, Bandungan
- Candi Gedongsongo, Bandungan
- Makam Hasan Munadi, Nyatnyono, Ungaran
- Nissin Emporium
- Museum Kereta Api Ambarawa
- Bukit Cinta Rawa Pening, Banyubiru
- Saloka Theme Park, Tuntang

Pengamanan Destinasi Wisata Diperketat
Mengantisipasi peningkatan kunjungan, Disparta Kabupaten Semarang melakukan pengetatan pengamanan di seluruh destinasi wisata selama periode Nataru.
Pengawasan dilakukan sejak 20 Desember 2025 hingga usai Tahun Baru 2026, melibatkan lintas instansi mulai dari Pemprov Jateng, Pemkab Semarang, kepolisian, hingga TNI.
“Kami sudah menyebarkan surat edaran imbauan ke pengelola objek wisata dan melakukan pantauan bersama dinas terkait. Pengamanan kami perketat agar wisatawan merasa aman dan nyaman,” jelas Wiwin.
Penerapan SOP dan Perawatan Wahana
Disparta juga telah mengedarkan surat imbauan kepada seluruh pengelola destinasi wisata agar menerapkan Standard Operating Procedure (SOP) secara ketat. Imbauan meliputi kelengkapan papan informasi, rambu keselamatan, kebersihan fasilitas, hingga ketersediaan air di toilet dan tempat ibadah.
“Untuk wisata air, informasi keamanan harus jelas. Fasilitas juga harus bersih dan layak,” ujarnya.
Selain itu, pengelola wahana wisata diminta rutin melakukan pemeliharaan dan perawatan demi keselamatan pengunjung.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki










