Kamis, Januari 8, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - Seputar Jateng - Semarang - Dinkes Kota Semarang Kejar Target 1,5 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis 2026

Dinkes Kota Semarang Kejar Target 1,5 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis 2026

Basuki by Basuki
07 Januari 2026 12:06
in Semarang, News, Umum
0 0
Dinkes Kota Semarang menargetkan 1,5 juta warga mengikuti Cek Kesehatan Gratis 2026 guna mencapai cakupan 80 persen sesuai arahan Kementerian Kesehatan.

Warga mengikuti Cek Kesehatan Gratis di Aula Dinas Sosial Jawa Tengah, Kota Semarang pada 13 Juni 2025. (FB Dinsos Jateng/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

SEMARANG, Harianmuria.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang menargetkan sebanyak 1,5 juta warga mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang tahun 2026.

Target tersebut sejalan dengan arahan Kementerian Kesehatan RI yang menetapkan cakupan CKG mencapai 80 persen dari total penduduk Kota Semarang pada tahun 2026.

Pada 2025 lalu, cakupan CKG di Kota Semarang baru mencapai 42 persen atau sekitar 740 ribu warga, sehingga masih diperlukan percepatan agar target 2026 dapat tercapai.

Lansia hingga Ibu Hamil Jadi Fokus Perbaikan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam, mengatakan capaian tahun lalu masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah (PR), terutama pada kelompok sasaran tertentu.

“Di tahun 2025 kemarin kita masih punya PR. Lansia baru sekitar 20 persen, bayi sekitar 50 persen, termasuk calon pengantin dan ibu hamil juga belum sesuai target,” ujarnya, Rabu, 7 Januari 2026.

Dari tujuh kelompok sasaran CKG, hanya dua kelompok yang mampu melampaui target minimal 30 persen, yakni anak sekolah dan kelompok usia dewasa. Kelompok lainnya memerlukan pendekatan dan strategi khusus.

Baca Juga:  Hiace Rombongan Susteran Jakarta Tabrak Truk di Tol Semarang–Solo, 1 Penumpang Meninggal

Puskesmas Diminta Susun Strategi Percepatan

Untuk mengejar target 80 persen pada 2026, Dinkes Kota Semarang telah menginstruksikan seluruh puskesmas agar menyusun strategi percepatan pelaksanaan CKG.

Sosialisasi kepada masyarakat juga mulai digencarkan sejak Januari 2026, mengingat setiap warga hanya dapat mengikuti Cek Kesehatan Gratis satu kali dalam setahun.

“Karena sudah berganti tahun, masyarakat yang sudah melakukan skrining di 2025 wajib mengikuti cek kesehatan gratis lagi di 2026,” jelas Hakam.

Baca juga: 24.900 Siswa Semarang Sudah Cek Kesehatan Gratis, 74 Persen Alami Overweight

Keterbatasan Alat Masih Jadi Kendala Lapangan

Hakam mengungkapkan, dengan jumlah penduduk Kota Semarang sekitar 1,7 juta jiwa, target 80 persen berarti sekitar 1,5 juta warga diharapkan dapat terlayani.

Namun, ia mengakui target tersebut tidak mudah dicapai. Pada 2025, program CKG baru berjalan optimal mulai Februari dan masih terkendala keterbatasan alat serta bahan pemeriksaan.

“Kalau masyarakat merasa seharusnya ada 30 jenis pemeriksaan tapi yang dilakukan jauh lebih sedikit, tentu kepercayaan bisa menurun,” ungkapnya.

Untuk itu, Dinkes mendorong dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga APBD Kota Semarang agar kebutuhan alat dan bahan pemeriksaan dapat terpenuhi.

Baca Juga:  Eks Direktur Bank DKI Bantah Korupsi Kredit Sritex Rp180 Miliar, Sebut Dakwaan Jaksa Kabur
Dinkes Kota Semarang menargetkan 1,5 juta warga mengikuti Cek Kesehatan Gratis 2026 guna mencapai cakupan 80 persen sesuai arahan Kementerian Kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

Hasil CKG 2025: Obesitas Hampir 30 Persen

Berdasarkan hasil CKG selama 2025, masalah obesitas menjadi perhatian serius. Angkanya mencapai hampir 30 persen, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.

“Obesitas ini menjadi PR besar. Jika tidak diintervensi, dalam lima tahun bisa menjadi prediabetes, lalu berkembang menjadi diabetes. Sepuluh tahun ke depan risikonya bisa stroke, gagal jantung, atau gagal ginjal,” jelas Hakam.

Warga dengan Hasil Abnormal Dipantau Rutin

Dinkes memastikan program CKG tidak berhenti pada tahap skrining. Warga yang memiliki hasil pemeriksaan abnormal, seperti tekanan darah tinggi atau gula darah tinggi, akan mendapatkan tindak lanjut pemeriksaan rutin.

Puskesmas melakukan pemantauan lanjutan setiap bulan guna mencegah risiko penyakit kronis.

“Yang hasilnya abnormal akan terus kami kejar untuk pemeriksaan lanjutan,” tegasnya.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita SemarangCek kesehatan gratisCKG Semarangkota semarangsemarang

Related Posts

Produksi pertanian dan peternakan Rembang 2025 naik 6,84 persen, produksi padi melonjak hingga Rembang surplus beras hampir 30 bulan.
Rembang

Produksi Pertanian dan Peternakan Rembang 2025 Naik 6,84 Persen, Beras Surplus 30 Bulan

7 Januari 2026
Anggaran Dana Desa Jawa Tengah 2026 turun drastis dari Rp1 miliar menjadi Rp300 juta per desa.
Seputar Jateng

Anggaran Dana Desa Jateng 2026 Anjlok Drastis, dari Rp1 Miliar Kini Tinggal Rp300 Juta per Desa

7 Januari 2026
Kabupaten Semarang mencatat surplus beras 30.575 ton sepanjang 2025, mendukung target swasembada pangan nasional.
Semarang

Kabupaten Semarang Surplus Beras 30.575 Ton di 2025, Dukung Swasembada Pangan Nasional

7 Januari 2026
Kekurangan satu guru setelah pensiun, SD 2 Pasuruhan Lor Kudus terapkan sistem mengajar bergantian agar pembelajaran 183 siswa tetap berjalan.
Kudus

Kekurangan Guru, SD 2 Pasuruhan Lor Kudus Terapkan Sistem Mengajar Bergantian

7 Januari 2026
Load More
Next Post
Sebanyak 501 ASN dan 18 pejabat BUMD Blora wajib menyerahkan LHKPN periodik 2025 paling lambat 31 Maret 2026 sesuai ketentuan KPK RI.

501 ASN dan 18 Pejabat BUMD Blora Wajib Lapor Harta Kekayaan, Batas Akhir 31 Maret 2026

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guru ASN Blora Sumringah, Anggaran Rp40,73 Miliar Cair untuk Gaji ke-13 dan THR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS