Kamis, Januari 8, 2026
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - Seputar Jateng - Sekolah di Blora Diduga Jual Seragam hingga Pungut Iuran Karnaval, Harganya Capai Rp 800 Ribu per Anak

Sekolah di Blora Diduga Jual Seragam hingga Pungut Iuran Karnaval, Harganya Capai Rp 800 Ribu per Anak

Sekar Sari by Sekar Sari
10 Agustus 2024 09:28
in Seputar Jateng, Blora
0 0
Ilustrasi seorang penjahit tengah menyelesaikan pembuatan seragam sekolah, untuk dijual kepada pembeli menjelang hari pertama masuk sekolah. (Antara/Harianmuria.com)

Ilustrasi seorang penjahit tengah menyelesaikan pembuatan seragam sekolah, untuk dijual kepada pembeli menjelang hari pertama masuk sekolah. (Antara/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

BLORA, Harianmuria.com – Dunia pendidikan Kabupaten Blora kembali dihebohkan dengan kebijakan nekat yang diduga dilakukan oleh SMP Negeri (SMPN) 3 Cepu, Blora. Pasalnya, sekolah berplat merah itu menjual seragam kepada siswa baru di koperasi sekolah dengan nominal Rp 800-850 ribu per anak. 

Bukan hanya itu, untuk kegiatan karnaval, sekolah juga diduga melakukan pungutan kepada wali murid. Iuran yang diambil dari wali murid untuk kegiatan karnaval, nilainya cukup fantastis, diduga sekitar Rp 100,8 juta.

Ketua Masyarakat Pemantau Keuangan Negara (MPKN) Blora, Sukisman, tengah menyoroti serius akan dugaan pungli dan penjualan seragam di sekolah tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya telah mendapatkan fakta di lapangan terkait hal itu. 

“Saya mendapatkan laporan, jika pembelian seragam untuk siswa baru mencapai 800-850 ribu, ini kan fatal. Kami ingatkan kepada sekolah, jangan coba-coba langgar aturan yang sudah ada,” ujarnya, Jumat, 9 Agustus 2024.

Baca Juga:  501 ASN dan 18 Pejabat BUMD Blora Wajib Lapor Harta Kekayaan, Batas Akhir 31 Maret 2026

Sukisman menduga sekolah telah melanggar Permendikbud nomor 75 tahun 2016 Pasal 12, di mana disebutkan bahwa komite sekolah, baik perorangan maupun kolektif, dilarang menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, pakaian seragam, atau bahan pakaian seragam di sekolah.

Menurutnya, pembelian seragam dapat dilakukan di pasar atau toko bukan di sekolahan. Pembelian juga dapat dilakukan secara kolektif tetapi tidak melibatkan sekolahan. Sehingga, penjualan baju seragam atau kain yang dilakukan sekolahan dianggap sebagai pungutan. 

Di sisi lain, salah seorang wali murid kelas VII SMPN 3 Cepu, Hani, mengaku jika dirinya bersama wali murid lain memang membeli seragam di sekolah.

“Iya beli di koperasi sekolah. Kalau ukuran standart Rp 800 ribu, kalau jumbo Rp 850 ribu,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemkab Blora Gandeng ITB, Garap Teknologi Karbon hingga Bawa Barongan ke Level Dunia

Ketika disinggung soal iuran karnaval, Hani mengatakan jika masing-masing kelas berbeda-beda nilai Iurannya. Ada yang Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu, bahkan yang tidak ikut karnaval pun diduga harus membayar iuran. 

Terpisah, Bagian Humas SMPN 3 Cepu, Yudi, enggan berkomentar banyak soal adanya dugaan pelanggaran. 

“Kalau soal itu langsung dengan kepala sekolah saja,” ungkapnya. 

Sampai saat ini, belum ada respon pasti dari pihak sekolah terkait isu tersebut. Saat hendak ditemui di sekolah, Kepala SMPN 3 Cepu, Suyitno sedang tidak berada ditempat. (Lingkar Network | Hanafi – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: bloraInfo BloraPendidikanpungli

Related Posts

Produksi pertanian dan peternakan Rembang 2025 naik 6,84 persen, produksi padi melonjak hingga Rembang surplus beras hampir 30 bulan.
Rembang

Produksi Pertanian dan Peternakan Rembang 2025 Naik 6,84 Persen, Beras Surplus 30 Bulan

7 Januari 2026
Anggaran Dana Desa Jawa Tengah 2026 turun drastis dari Rp1 miliar menjadi Rp300 juta per desa.
Seputar Jateng

Anggaran Dana Desa Jateng 2026 Anjlok Drastis, dari Rp1 Miliar Kini Tinggal Rp300 Juta per Desa

7 Januari 2026
Kabupaten Semarang mencatat surplus beras 30.575 ton sepanjang 2025, mendukung target swasembada pangan nasional.
Semarang

Kabupaten Semarang Surplus Beras 30.575 Ton di 2025, Dukung Swasembada Pangan Nasional

7 Januari 2026
Kekurangan satu guru setelah pensiun, SD 2 Pasuruhan Lor Kudus terapkan sistem mengajar bergantian agar pembelajaran 183 siswa tetap berjalan.
Kudus

Kekurangan Guru, SD 2 Pasuruhan Lor Kudus Terapkan Sistem Mengajar Bergantian

7 Januari 2026
Load More
Next Post
Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, Sunandar. (Dok. Harianmuria.com)

Ciptakan Kondusifitas, DPRD Pati Dorong Kesbangpol Beri Penyuluhan ke LSM

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Alamat Kantor
  • Hubungi Kami

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS