SALATIGA, Harianmuria.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, terpaksa dihentikan sementara.
Penghentian ini mulai diberlakukan Senin, 15 Desember 2025 akibat dana operasional dari pemerintah pusat belum dicairkan. Hal ini berdampak langsung pada ribuan siswa penerima manfaat MBG di sejumlah sekolah.
Distribusi MBG ke 3.386 Siswa Terhenti
Kepala SPPG Dukuh, Bekti Larasati, menyampaikan bahwa penghentian sementara distribusi MBG berdampak pada 3.386 siswa dari berbagai jenjang pendidikan.
“Kami melayani 3.386 siswa penerima manfaat, mulai dari kelompok bermain (KB) hingga SMK yang tersebar di sembilan sekolah. Untuk sementara, mereka belum bisa menikmati program MBG sampai batas waktu yang belum dapat ditentukan,” ujar Larasati.
Ia menegaskan, langkah ini terpaksa diambil lantaran keterlambatan pencairan dana operasional dari pemerintah pusat yang menjadi sumber utama pembiayaan program.
Aktivitas Petugas SPPG Tetap Berjalan
Meski distribusi makanan dihentikan, pantauan di SPPG Dukuh yang berlokasi di Jalan Nakula Sadewa menunjukkan aktivitas petugas masih berlangsung. Jeda operasional dimanfaatkan untuk melakukan pembersihan dan penataan dapur.
Petugas terlihat membersihkan peralatan memasak, wadah makanan, area pencucian, hingga ruang pengolahan makanan. Selain itu, kendaraan operasional SPPG juga dibersihkan dan peralatan MBG ditata ulang.
Menunggu Pencairan Dana dari Pusat
Bekti Larasati menambahkan, operasional SPPG Dukuh akan kembali berjalan normal setelah dana operasional dari pemerintah pusat cair. Pihaknya juga telah menyampaikan informasi penghentian sementara tersebut kepada sekolah-sekolah penerima manfaat.
“Begitu dananya cair, akan segera kami komunikasikan kepada pihak sekolah dan distribusi MBG langsung kami jalankan kembali,” tandasnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki










