PEKALONGAN, Harianmuria.com – Rutan Kelas IIA Pekalongan kembali mengambil langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan narapidana melalui pemindahan tiga orang warga binaan ke Lapas Kelas IIB Nirbaya pada Kamis, 13 November 2025.
Pemindahan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan yang tengah digencarkan di Lapas Nirbaya, sekaligus membuka peluang pembinaan lanjutan yang lebih produktif bagi para narapidana.
3 Narapidana Lolos Verifikasi
Ketiga narapidana yang dipindahkan telah melewati serangkaian verifikasi administratif dan substantif. Mereka memenuhi syarat karena telah menjalani lebih dari setengah masa pidana, memiliki risiko rendah, serta menunjukkan perilaku baik selama dibina di Rutan Pekalongan.
Selain itu, mereka aktif mengikuti pembinaan kemandirian, kerohanian, hingga pelatihan keterampilan dasar, sehingga dinilai siap mengikuti program lanjutan yang lebih produktif.
Tingkatkan Kapasitas dan Kemandirian
Kepala Rutan Pekalongan, Nanang Adi Susanto, menegaskan bahwa pemindahan tersebut bukan sekadar perpindahan lokasi, tetapi merupakan upaya peningkatan kapasitas narapidana agar memiliki keterampilan relevan untuk kehidupan pasca-bebas.
“Di Lapas Nirbaya, mereka akan mendapatkan pelatihan pertanian modern, perikanan, peternakan, hingga pengolahan hasil pangan. Harapannya, setelah bebas, mereka lebih siap mandiri dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Nanang.
Program Ketahanan Pangan di Lapas Nirbaya
Program ketahanan pangan di Lapas Nirbaya menjadi salah satu pusat pembinaan kemandirian. Aktivitas yang berjalan meliputi budi daya sayuran hidroponik, penggemukan ternak, pembibitan ikan, sampai pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah.
Kehadiran tiga narapidana dari Rutan Pekalongan diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan program tersebut dan memberikan dampak pembinaan yang lebih luas dan berkelanjutan.
Nanang memastikan proses pemindahan berlangsung aman dan tertib sesuai Standar Prosedur Operasional (SPO). Petugas melakukan pengecekan identitas, pemeriksaan kesehatan, pengamanan selama perjalanan, hingga serah terima resmi dengan pihak Lapas Nirbaya.
“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,” jelasnya.
Pembinaan yang Produktif dan Manusiawi
Nanang menuturkan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan program pembinaan yang berorientasi pada pemberdayaan, bukan hanya penegakan disiplin.
“Kami berkomitmen menghadirkan pembinaan yang manusiawi dan produktif. Program seperti ini penting untuk menurunkan residivisme dan mempersiapkan warga binaan agar siap kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik,” tutupnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki










