REMBANG, Harianmuria.com – Siswa siswi Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Soditan Kecamatan Lasem melakukan kegiatan bersih-bersih Alun-Alun Lasem, Rembang, pada Jumat, 21 Jumat 2023.
Dalam kegiatan tersebut, siswa siswi menyapu dan memunguti sampah yang berserakan di Alun- Alun dan sekitarnya, untuk dimasukkan ke dalam tempat sampah yang ada di lokasi.
Kepala SDN 1 Soditan Lasem, Heni Binawati mengatakan, sekolah yang dipimpinnya memang memiliki program Jum’at Bersih. Terlebih, SDN 1 Soditan menjadi percontohan sebagai sekolah sehat.
“Program Jumat bersih sudah berjalan sejak 2014 lalu. Nah setelah Lasem sebagai Kota Pusaka ditata sedemikian rupa, maka kami terpanggil untuk sebagian siswa kami membersihkan Alun-Alun dan sekitarnya setiap Jumat,” imbuhnya.
Ia mengatakan, kegiatan Jumat Bersih ini tak hanya menyasar Alun-Alun Lasem saja, tetapi juga di kantor-kantor sekitar sekolah yaitu Balai Desa, Kantor Korwil Kecamatan Pendidikan, dan Koramil yang dilakukan di hari-hari besar.
Lebih lanjut ia menjelaskan, Jumat Bersih bertujuan untuk memunculkan kepedulian anak-anak didik terhadap kebersihan lingkungan. Dengan peduli akan kondisi lingkungan sekitar, menurutnya, maka akan dapat menumbuhkan rasa cinta Tanah Air pada anak.
“Selain ingin menumbuhkan peduli kebersihan lingkungan dari diri siswa, juga sebagai contoh kepada masyarakat. Kalau bukan kita yang peduli dengan Kota Lasem, lalu siapa lagi,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, sampah yang paling banyak dibuang sembarangan yakni puntung rokok. Harapannya, pengunjung dapat menjaga kebersihan Alun- Alun Lasem yang sudah dibangun pemerintah sedemikian bagusnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Pasar Kreatif Lasem, Nur Ukhuwah menyebutkan, sudah dua kali siswa siswi SDN 1 Soditan melakukan giat bersih-bersih Alun-Alun. Menaggapi hal tersebut, pihaknya menyampaikan terima kasih atas kepedulian siswa siswi SDN 1 Soditan.
“Dengan kepedulian anak- anak terhadap kebersihan ini, harapan kami pengunjung Alun-Alun dan pasar bisa membuang sampah pada tempatnya. Tempat sampah di sekitar alun- alun itu sudah banyak sekali,” kata Nur Ukhuwah. (Lingkar Network | R. Teguh Wibowo – Koran Lingkar)










