Rabu, Januari 7, 2026
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - Seputar Jateng - Pati - Virus PMK Merebak di Pati, Puluhan Ternak Ditemukan Mati

Virus PMK Merebak di Pati, Puluhan Ternak Ditemukan Mati

Ika Tamara by Ika Tamara
02 Januari 2025 21:09
in Pati, Seputar Jateng, Viral
0 0
PMK di Pati Merebak

Petugas Dispertan Kabupaten Pati, Jawa Tengah melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Hewan Margorejo, Kabupaten Pati, Kamis (2/1/2025).

Share on FacebookShare on WatsApp

PATI, Harianmuria.com – Virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merebak di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Beberapa peternak harus menelan kerugian akibat hewan ternaknya mati karena terkena virus tersebut.

Teguh (29) peternak asal Pohgading, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, mengatakan bahwa sejak dua pekan lalu PMK mulai menyerang sapi-sapi di Bumi Mina Tani. Seperti yang terjadi di Desa Ngulaan, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati tercatat sekitar 10 sapi mulutnya berliur lantaran terkena PMK.

“Kemarin di Ngulaan, Jakenan. Sudah dua pekan yang lalu. Yang di pasar 10-an (ternak). Pada berliur mulutnya, (mati?) belum,” ujarnya sembari memasarkan hewan ternaknya di Pasar Hewan Margorejo, Kabupaten Pati, Kamis (2/1/2025).

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dinas Peternakan dan Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati Andi Hirawadi menyampaikan bahwa saat ini virus PMK tengah merebak. Setidaknya, terdapat 125 ekor sapi di Kabupaten Pati terserang virus PMK.

Kasus tersebut, kata Andi, saat ini telah tersebar di beberapa kecamatan seperti Winong dan Jakenan yang menjadi wilayah terbanyak ditemukannya hewan terkena PMK. Bahkan dari ratusan sapi yang terserang PMK, 20 ekor di antaranya mati.

“Tersebar di beberapa wilayah. Terbanyak Kecamatan Winong dan Jakenan, kalau lain lebih sedikit. Desa Degan ada sembilan ekor. Tlogorejo, Jakenan sembilan ekor ada yang dipotong paksa sembilan ekor,” ucapnya di Pati, Kamis (2/1/2025).

Menurutnya, kasus PMK di Kabupaten Pati dapat meningkat lebih parah lagi. Mengingat masih ada peternak yang memasukkan sapi baru ke kandangnya. Yang mana, sapi baru yang terkena PMK dan ditempatkan dalam satu kandang dapat menular ke sapi lainnya.

Selain itu, musim pancaroba yang saat ini berlangsung juga mendukung perkembangbiakan virus PMK.

“Dengan lalu-lintas (jual beli) ternak yang sangat dinamis di Pati, ada kemungkinan meningkat tapi kami antisipasi dengan pembagian disinfektan tadi,” jelasnya.

Untuk mengatasi merebaknya virus PMK, pihaknya telah melakukan penanganan. Seperti penyemprotan disinfektan di Pasar Hewan Winong dan di Pasar Hewan Margorejo. Selain itu, pihaknya juga menyiagakan tenaga kesehatan untuk hewan di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang tersebar di Kabupaten Pati.

“Kami menugaskan teman-teman dokter hewan yang ada di Puskeswan, kami kesiapsiagaan, kami juga sediakan obat-obatan, vitamin, dan disinfektan di tiap Puskeswan untuk mencegah penyebaran PMK,” tuturnya.

Andi mengimbau para peternak segera melaporkan ke Dispertan Pati apabila mengetahui hewan ternaknya terkena PMK. Sehingga, Dispertan Pati dapat sesegera mungkin melakukan tindakan pengobatan terhadap sapi yang terkena PMK.

“Saya berpesan pada masyarakat, kalau ada hewan ternak yang sakit silakan melapor ke petugas Dinas Pertanian. Baik dokter hewan maupun mantri hewan di kecamatan,” tegasnya. (SETYO NUGROHO – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Info Patijawa tengahpatiPENYAKITSAPITERNAKVIRUS

Related Posts

Kunjungan wisata Rembang 2025 tembus 2,8 juta wisatawan dan konsisten masuk 10 besar Jawa Tengah.
Rembang

Kunjungan Wisata Rembang 2025 Tembus 2,8 Juta, Masuk 10 Besar Jawa Tengah

6 Januari 2026
BPKH menyalurkan 50 gerobak dan tenda untuk PKL Kudus di Pendapa Kabupaten Kudus untuk mendorong ekonomi rakyat dan kesejahteraan pedagang.
Kudus

BPKH Salurkan 50 Gerobak dan Tenda untuk PKL Kudus, Dorong Ekonomi Rakyat

6 Januari 2026
Dishub Jateng menyiapkan rute baru Trans Jateng Temanggung–Magelang yang ditargetkan beroperasi 2027 untuk mendukung pariwisata Borobudur.
Seputar Jateng

Dukung Pariwisata Borobudur, Trans Jateng Siapkan Rute Baru Temanggung–Magelang di 2027

6 Januari 2026
Peringatan Haul ke-16 Gus Dur dan Harlah ke-103 NU digelar di Jepara jadi momentum untuk meneguhkan kepemimpinan yang berpihak pada rakyat.
Jepara

Haul ke-16 Gus Dur dan Harlah NU di Jepara, Teguhkan Kepemimpinan yang Berpihak pada Rakyat

6 Januari 2026
Load More
Next Post
Sidak Jembatan

Rawan Kecelakaan, DPRD Minta Jembatan Kembar Gondoharum di Kudus Dipasang Penerangan

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Alamat Kantor
  • Hubungi Kami

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS