PATI, Harianmuria.com – Bupati Pati, Haryanto mengungkapkan, bahwa acuan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) pada tahun 2023 berbeda dibanding tahun sebelumnya. Hal ini disampaikannya dalam acara Konsultasi Publik tentang Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pati 2023 di Pendopo Pati, Rabu (9/2)..
“Ada perbedaan RKPD tahun 2022 dengan tahun 2022 kalau tahun 2022 kita mengacu pada misi perda RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) tahun 2017-2022, kemudian 2023 kita juga tetap sama membuat RKPD tapi dengan mengacu pada RPD (Rencana Penarikan Dan) yang kita tetapkan,” ungkapnya.
Dia mengatakan, bahwa semua pihak untuk menyusun RKPD 2023 harus menyelesaikan terlebih dahulu RPD 2023-2026. Dalam hal ini menurutnya, kisi-kisinya tidak jauh berbeda dari RPJMD .
Ia menegaskan RKPD dilakukan dalam rangka mengantisipasi stagnasi program akibat kekosongan pimpinan. “Maka, agar kita tidak salah arah, Mendagri mengeluarkan instruksi No 70 tahun 2021 ada kewajiban pertengahan bulan Maret RPD itu harus ditetapkan dengan peraturan kepala daerah. Nah, itulah yang dijadikan pedoman sampai tahun 2026,” jelasnya.
Ia mengatakan, meskipun nanti terjadi revisi, namun setidaknya di tahun 2024 sudah memiliki pedoman untuk melaksanakan program-program kegiatan. Karena menurutnya, perencanaan dan pengelolaan anggaran itu hal yang harus dilakukan dengan sangat detail serta strategis.
“Sekalipun nanti diperjalanan ada mungkin ada revisi, mungkin dengan ada kepala daerah definitif di tahun 2024 sampai 5 tahun mendatang, paling tidak kita sudah punya pedoman untuk melaksanakan program-program kegiatan saat ini karena tidak sesederhana yang dibayangkan. Bahwa anggaran itu pengelolaannya itu sangat rigid, strategis, sangat detail,” ucapnya.
Sementara, lanjutnya meskipun perencanaan yang pihaknya lakukan dianggap kurang pas di pandangan masyarakat, Haryanto dengan optimis menyampaikan bahwa perencanaannya telah beberapa kali masuk nominasi mewakili Jawa tengah dan nasional untuk diadakan pemaparan. “Tahun ini juga perencanaan kita masuk 10 besar untuk diadakan paparan termasuk Kabupaten Pati,” ungkapnya. ( Lingkar Network I Harianmuria.com)










