KUDUS, Harianmuria.com – Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Kudus menegaskan belum melakukan pendataan Honor Kesejahteraan Guru Swasta (HKGS) untuk tahun 2025.
Pernyataan ini disampaikan untuk membantah isu yang beredar di grup-grup WhatsApp, terkait dugaan ancaman kepada guru honorer oleh oknum pendukung salah satu Paslon Pilbup. Para guru honorer disebutkan tidak akan mendapatkan hak HKGN mereka apabila tidak memilih Paslon tersebut.
Hal tersebut lantas dibantah bagian Kesra Kudus. Kepala Kesra Kudus Syafi’i mengungkapkan proses pendataan dan verifikasi HKGS 2025 biasanya dilakukan pada bulan November, bukan di Oktober.
“Kami tegaskan, sampai saat ini belum ada kegiatan pendataan atau verifikasi penerima HKGS untuk 2025. Proses ini akan dimulai nanti di bulan November,” jelasnya belum lama ini.
Pendataan guru penerima HKGS, lanjut Syafi’i, hanya memerlukan beberapa dokumen sederhana.
“Guru swasta di Kudus cukup menyertakan Surat Keputusan (SK) pengangkatan, jumlah siswa di sekolah tempat mengajar, dan durasi waktu mengajar per hari. Nanti, dari data tersebut, kami akan menghitung lama waktu mengajar setiap guru,” paparnya.
Untuk tahun 2024, Kabupaten Kudus mengalokasikan dana sebesar Rp44 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni untuk HKGS. Dana ini akan diberikan kepada 7.613 guru swasta, meski jumlah penerima menurun dibanding tahun sebelumnya.
“Setiap tahun, jumlah penerima HKGS memang selalu berkurang. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti guru yang meninggal, pindah domisili, atau diterima sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),” lanjut Syafi’i.
Program HKGS sendiri dinilai sangat bermanfaat, terutama bagi guru-guru madrasah yang mengandalkan bantuan tersebut untuk kesejahteraan. Syafi’i berharap, program ini akan terus dipertahankan oleh pemerintah ke depan.
“Kami berharap siapa pun pimpinan Kudus nantinya tetap mempertahankan program ini, karena HKGS sangat membantu kesejahteraan guru swasta di daerah kami,” tutupnya. (Lingkar Network | Mohammad Fahtur Rohman – Harianmuria.com)










