KUDUS, Harianmuria.com – Kodim 0722/Kudus mengadakan kegiatan pasar murah di halaman Makodim Kudus pada Senin (11/4). Kegiatan ini digelar untuk membantu masyarakat karena harga-harga sembako di pasaran yang mengalami kenaikan tajam.
“Harapannya ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat. Mudah-mudahan bisa mencukupi, kalau kurang kita upayakan untuk mencari tambahan lagi,” ucap Dandim 0722/Kudus Letkol Kav. Indarto usai meninjau pelaksanaan pasar murah, Senin (11/4).
Ia mengungkapkan, setidaknya ada 5.000 paket per item yang disediakan dalam kegiatan pasar murah ini. Warga Kudus yang berminat membeli di pasar murah pun dipersilakan datang langsung ke lokasi.
Support Ekonomi Kerakyatan, DPRD Pati Usulkan Pemkab Adakan Pasar Murah
“Langsung saja datang ke sini. Nanti di sini akan dilayani oleh panitia. Tapi memang ada batasan pembelian. Per item hanya boleh membeli dua,” ungkapnya.
Dandim menyampaikan, bila memang antusias pembeli setiap hari meningkat, Kodim Kudus akan berusaha menambah jumlah barang. Pihaknya berharap, adanya pasar murah ini bisa membantu masyarakat di tengah kenaikan harga sembako di pasaran.
Kegiatan pasar murah ini sendiri diadakan Kodim 0722/Kudus bekerja sama dengan Pabrik Rokok Sukun. Pasar murah akan berlangsung pada tanggal 11 April hingga 14 April 2022. Kegiatan tersebut akan dibuka mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.
Sembako yang dijual di pasar murah ini yaitu minyak goreng, gula pasir, sirup, beras, teh, dan mi instan. Dalam pasar murah itu, sembako dijual dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan yang ada di pasaran.
Diantaranya, minyak goreng seharga Rp 20 ribu per liter, gula pasir seharga Rp 10,5 ribu per kilogram, sirup seharga Rp 16 ribu per botol, beras seharga Rp 22 ribu per 2,5 kilogram, teh seharga Rp 3,5 ribu per dus, dan mi instan seharga Rp 95 ribu per dus.
Terpisah, Bupati Kudus HM Hartopo pun mengapresiasi adanya gelaran pasar murah tersebut. Menurutnya, hal ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran.
“Pasar murah ini memang bisa untuk menanggulangi kebutuhan masyarakat menjelang hari raya, supaya masyarakat bisa berbelanja dengan murah,” tutur Bupati.
Sementara itu, Pemkab Kudus sendiri belum bisa memastikan apakah akan ikut mengadakan pasar murah ini atau tidak. Bupati mengaku, pihaknya masih membahas terkait penyelenggaraan pasar murah.
“Kami belum tahu apakah akan mengadakan pasar murah juga atau tidak. Dari dinas perdagangan masih mendesain dulu, tindak lanjutnya seperti apa kita lihat nanti,” pungkasnya. (Lingkar Network | Nisa Hafizhotus Syarifa – Harianmuria.com)









