KUDUS, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus bergerak cepat menangani amblesnya Jembatan 1 Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, yang terjadi pada Kamis, 4 Desember 2025.
Kerusakan jembatan diduga dipicu derasnya aliran sungai yang membawa tumpukan sampah sehingga menggerus struktur.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan bahwa perbaikan jembatan ditargetkan selesai dalam 11 hari.
“Kami memerintahkan Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) untuk menuntaskan perbaikan dalam 11 hari ke depan, namun tetap menjaga kualitas dan spesifikasi teknis,” ujarnya saat meninjau lokasi, Senin sore, 8 Desember 2025.
Akses Vital bagi Mobilitas Warga
Jembatan Kesambi 1 merupakan infrastruktur penting yang menghubungkan aktivitas ekonomi, sosial, hingga wisata masyarakat. Karena itu, pemulihannya menjadi prioritas Pemkab Kudus untuk memastikan mobilitas warga kembali pulih.
Bupati Sam’ani memastikan pekerjaan lapangan berjalan sesuai standar teknis dan kualitas konstruksi. Percepatan tetap dilakukan dengan memperhatikan faktor keselamatan demi menghindari risiko lanjutan bagi masyarakat.
Apresiasi Dukungan Polisi dan Warga
Pemkab Kudus juga mengapresiasi dukungan Polres Kudus dan warga yang membantu kelancaran proses perbaikan. Kolaborasi ini dinilai penting agar jembatan dapat kembali berfungsi normal dalam waktu sesingkat mungkin.
“Terima kasih kepada Polres Kudus dan warga yang telah mendukung kelancaran pekerjaan ini. Perbaikan jembatan ini sangat penting agar aktivitas ekonomi, sosial, hingga akses wisata kembali aman dan berjalan normal,” kata Sam’ani.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki










