KUDUS, Harianmuria.com – Program ketahanan pangan Kabupaten Kudus kembali digelar melalui Panen Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025, dengan total hasil mencapai 26 ton jagung.
Panen raya serentak dipusatkan di Lahan Non LPS Blok Nggandu, Dukuh Ngrangit, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kamis, 8 Januari 2026.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo bersama Dandim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie, serta diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait.
Empat Lokasi Panen Jagung Serentak
Selain Desa Terban, panen jagung serentak juga berlangsung di tiga lokasi lain, yaitu Desa/Kecamatan Bae serta Desa Ternadi dan Desa Puyoh di Kecamatan Dawe. Masing-masing lokasi memiliki lahan jagung seluas 1 hektare milik petani yang siap dipanen.
“Total hasil panen jagung dari seluruh lokasi yang dipanen secara bersamaan tersebut mencapai 26 ton,” kata AKBP Heru.
Panen Raya Wujud Sinergi Lintas Sektor
Kapolres Kudus menegaskan bahwa kegiatan panen jagung serentak ini menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Ia mengapresiasi peran aktif Forkopimda Kudus, Dinas Pertanian dan Pangan, Bulog, BPS, pemerintah kecamatan dan desa, serta seluruh pihak terkait sejak tahap pendampingan hingga pelaksanaan panen.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan aktif sejak tahap perencanaan hingga panen hari ini,” ujar AKBP Heru.
Selain itu, Kapolres juga memberikan penghargaan kepada para petani yang berperan penting dalam keberhasilan panen, sekaligus berharap kesejahteraan petani terus meningkat seiring kuatnya kolaborasi antarinstansi.
“Keberhasilan panen jagung serentak ini menjadi bukti kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan,” ungkapnya.
Sinergi yang telah terbangun di Kabupaten Kudus diharapkan dapat terus diperkuat guna menjadikan wilayah ini tangguh dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki










