KUDUS, Harianmuria.com – Bencana angin kencang disertai hujan deras menerjang Desa Medini, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Senin malam, 8 Desember 2025. Akibat peristiwa ini, sekitar 15 rumah warga mengalami kerusakan.
Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, Munaji, cuaca ekstrem berupa angin kencang dan intensitas hujan sangat tinggi mengakibatkan belasan rumah warga mengalami kerusakan.
Ia menyebut kerusakan terjadi di beberapa gang, termasuk Gang 7, 8, 10, 11, dan 12. “Sebagian besar atap rumah rusak ringan hingga berat, tidak ada korban jiwa,” jelasnya, Selasa, 9 Desember 2025.
Warga Harap Bantuan Pemerintah
Samiati (50), salah satu warga yang rumahnya rusak, mengaku seratusan genteng atap rumahnya hilang tersapu angin kencang. Ia berharap pemerintah desa atau kabupaten segera menyalurkan bantuan untuk memperbaiki rumah-rumah warga.
“Ya begini kondisinya, bangunan rumah sudah tua, begitu ada angin kencang tersapu,” ujar Samiati.
Samiati menuturkan, saat kejadian turun hujan deras disertai angin kencang, dirinya sedang berada di dalam rumah. Kemudian, dia dikagetkan dengan suara gemuruh kencang dan benturan benda keras dari luar rumah.
Ia pun lalu bergegas lari ke luar rumah untuk menyelamatkan diri, sekaligus melihat apa yang terjadi di luar rumah.
“Waktu itu hujan deras, anginnya kencang, saya enggak sempat lihat kondisi awalnya, kata para tetangga banyak genteng beterbangan. Termasuk genteng rumah saya bagian belakang,” ungkapnya.
Genteng Beterbangan, Dapur Roboh
Samiati memperkirakan angin kencang berlangsung kurang lebih 5–10 menit. Sedangkan hujan deras berlangsung cukup lama. Ia bersyukur tidak ada korban jiwa atau luka-luka atas peristiwa tersebut.
“Sepertinya angin puting beliung. Dan kebetulan sekitar rumah saya dan tetangga yang terdampak. Genteng beterbangan, dapur rumah adik saya roboh,” katanya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki










