KUDUS, Harianmuria.com – Sampah yang menumpuk membuat aliran Sungai Piji di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus menjadi tersumbat. Akibatnya, saat debit air sedang tinggi, air dari Sungai Piji meluap ke jalan dan permukiman warga.
Untuk mengatasi hal tersebut, warga didampingi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan bersih-bersih sampah yang menyumbat aliran sungai. Kegiatan bersih sungai tersebut dilakukan pada Rabu (6/4) pagi.
“Kami melakukan bersih-bersih sampah yang tersumbat di jembatan satu, jembatan tiga, dan jembatan empat Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kudus Munaji.
Dalam bersih sungai itu, sejumlah relawan gabungan juga terlibat. Selain itu, anggota TNI dan Polri juga ikut membantu dalam menjalankan bersih-bersih sungai.
Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di Kabupaten Kudus
Munaji menjelaskan, luapan air yang terjadi di lokasi tersebut karena curah hujan yang tinggi sejak malam hari. Ditambah, ada tiang pancang di bawah jembatan yang menyebabkan sampah besar tidak bisa melewati jembatan.
“Di bawah jembatan satu, jembatan tiga, dan jembatan empat ada tiang pancang yang menyebabkan aliran sungai terhambat,” ujarnya.
Ia menyebut, tidak ada korban jiwa dalam kejadian luapan sungai tersebut. Kerugian material juga dipastikan nihil.
Meski demikian, pihaknya berharap seluruh pihak tetap waspada. BPBD Kudus juga akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengantisipasi kejadian yang sama terulang kembali.
“Untuk upaya jangka panjang dibutuhkan normalisasi sungai dan penguatan tanggul. Serta melakukan renovasi jembatan dengan tidak menggunakan tiang penyangga dan peninggian tanggul,” bebernya. (Lingkar Network | Nisa Hafizhotus Syarifa – Harianmuria.com)










