KENDAL, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar pesta kembang api saat merayakan malam pergantian Tahun Baru 2026.
Imbauan ini dikeluarkan sebagai bentuk empati terhadap korban bencana alam di Sumatra sekaligus demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Bentuk Empati untuk Korban Bencana Sumatra
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyampaikan bahwa larangan pesta kembang api merupakan wujud kepedulian sosial terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatra.
Selain itu, kebijakan ini juga merujuk pada Telegram Kapolri Nomor: STR/3788/XII/YAN.2.7./2025 tertanggal 24 Desember 2025, yang menegaskan bahwa Polri tidak akan memberikan izin pesta kembang api pada malam Tahun Baru 2026.
“Kapolri telah mengeluarkan imbauan bahwa Polri tidak akan memberikan izin pesta kembang api. Kami juga mengimbau masyarakat Kendal yang merayakan tahun baru untuk tidak menyalakan kembang api,” ujar Bupati Tika, Selasa, 30 desember 2025.
Perayaan Diisi Doa Bersama dan Aksi Solidaritas
Terpisah, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal Achmad Ircham Chalid memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan malam pergantian tahun yang digelar Pemkab Kendal tanpa pesta kembang api.
Sebagai gantinya, Pemkab Kendal akan menggelar doa bersama dan aksi solidaritas penggalangan dana untuk korban bencana alam di Aceh dan wilayah Sumatra.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu malam, 31 Desember 2025, bertempat di Pendapa Tumenggung Bahurekso dan Stadion Utama Kebondalem Kendal.
“Untuk malam pergantian tahun tetap ada kegiatan doa bersama dan penggalangan dana bagi korban bencana alam di Aceh dan Sumatra. Namun, sesuai arahan Kapolres dan Kapolri, pesta kembang api ditiadakan,” jelas Ircham.
Objek Wisata Kendal Tanpa Pesta Kembang Api
Ircham juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini seluruh pengelola objek wisata di Kabupaten Kendal tidak mengajukan izin pesta kembang api untuk malam Tahun Baru 2026.
Pemkab Kendal berharap seluruh elemen masyarakat dapat memahami kondisi tersebut dan merayakan pergantian tahun dengan cara yang lebih bermakna.
“Kami berharap masyarakat dapat merayakan malam tahun baru dengan aman, tertib, dan penuh makna, serta mengisinya melalui doa bersama dan kepedulian terhadap sesama,” pungkasnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki










