JEPARA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara memastikan ketersediaan elpiji subsidi 3 kilogram (kg) di wilayahnya dalam kondisi aman dan terkendali menjelang hingga selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Tak Ada Laporan Kelangkaan di Jepara
Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Jepara, Feri Yudha, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dari agen maupun pangkalan elpiji terkait kekurangan stok di lapangan.
“Sejauh ini belum ada informasi atau laporan dari agen elpiji terkait kekurangan stok. Ketersediaan elpiji 3 kilogram di Jepara masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Sisa Kuota Elpiji Capai 510.710 Tabung
Berdasarkan data kuota elpiji subsidi 3 kg tahun berjalan, Kabupaten Jepara memperoleh alokasi sebanyak 11.384.000 tabung. Dari jumlah tersebut, realisasi penyaluran telah mencapai 10.873.290 tabung.
“Masih tersedia sisa kuota sebanyak 510.710 tabung, atau sekitar 4,49 persen dari total alokasi yang telah ditetapkan,” jelas Feri.
Pemkab Lakukan Pengawasan Berkala
Feri menambahkan, Pemkab Jepara terus melakukan pemantauan dan pengawasan secara berkala, khususnya menjelang momentum Nataru yang biasanya diiringi peningkatan kebutuhan rumah tangga dan aktivitas masyarakat.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, sekaligus mencegah praktik penimbunan maupun distribusi elpiji yang tidak sesuai dengan ketentuan.
“Dengan langkah pengawasan dan koordinasi yang terus dilakukan, kami optimistis kebutuhan elpiji subsidi 3 kg masyarakat dapat terpenuhi dengan baik selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2026,” pungkasnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki










