JEPARA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mengucurkan anggaran sekitar Rp30 miliar untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan di Kecamatan Kalinyamatan.
Langkah ini ditujukan untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat serta mendorong pertumbuhan UMKM di wilayah tersebut.
Kebijakan itu disampaikan program Bupati Jepara Ngantor di Desa (Bunga Desa), yang kali ini digelar di Desa Pendosawalan, Kalinyamatan, Rabu, 7 Januari 2026.
Jembatan Pendosawalan–Banyuputih Diresmikan
Agenda diawali dengan peresmian jembatan penghubung Desa Pendosawalan dan Desa Banyuputih oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo (Mas Wiwit).
Jembatan tersebut dinilai strategis karena menjadi jalur utama mobilitas warga, sekaligus mempermudah distribusi hasil produksi dan usaha masyarakat setempat.
Bupati Jepara Tinjau Sentra UMKM Lokal
Usai peresmian, Mas Wiwit meninjau sejumlah sentra UMKM di wilayah setempat, mulai dari kerajinan kaligrafi hingga produk fashion muslimah dan hijab.
Dalam kunjungan tersebut, pelaku UMKM menyampaikan harapan agar pemerintah daerah terus memberikan dukungan, baik dalam peningkatan kualitas produk maupun perluasan akses pemasaran.
Pemkab Prioritaskan Infrastruktur Jalan
Mas Wiwit menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, tetap menjadi prioritas utama Pemkab Jepara karena berperan langsung dalam mendukung pergerakan ekonomi warga.
“Program Ngantor di Desa ini sekaligus menjadi ajang evaluasi. Alhamdulillah, banyak infrastruktur yang sudah kita bangun tahun lalu dan dilanjutkan tahun ini. Harapannya, sebagian besar pembangunan jalan bisa rampung,” ujarnya.

Kalinyamatan Dapat Alokasi Rp30 Miliar
Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Ary Bachtiar mengungkapkan bahwa Kalinyamatan memperoleh alokasi anggaran sekitar Rp30 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan.
“Anggaran ini digunakan untuk melanjutkan sejumlah ruas jalan yang sudah dibangun pada 2025. Kalinyamatan merupakan wilayah dengan aktivitas ekonomi tinggi dan berkembang sebagai kawasan industri,” jelas Ary.
Selain pembenahan akses jalan, Pemkab Jepara juga menaruh perhatian pada penguatan UMKM agar produk unggulan daerah mampu bersaing dan terus tumbuh.
Melalui program Ngantor di Desa, pemerintah daerah berupaya mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus memastikan pembangunan berjalan efektif dan manfaatnya benar-benar dirasakan warga.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki










