JEPARA, Harianmuria.com – Kabupaten Jepara mencatat lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Total 47.367 wisatawan memadati berbagai destinasi wisata di kota ukir tersebut.
Jumlah ini meningkat sekitar 4 persen dibandingkan periode libur Nataru tahun 2024 yang mencatat 45.360 pengunjung.
Pantai Bandengan Destinasi Paling Ramai
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara, Ali Hidayat, mengungkapkan bahwa lonjakan kunjungan terjadi di sejumlah objek wisata unggulan.
Pantai Tirta Samudra Bandengan menjadi destinasi paling ramai dengan 16.581 pengunjung. Disusul Pantai Kartini yang dikunjungi 11.353 wisatawan, serta Museum R.A. Kartini dengan 7.898 pengunjung.
“Wisatawan luar daerah umumnya mengunjungi lebih dari satu objek wisata, terutama di kawasan Pantai Kartini dan Bandengan,” ujar Ali, Jumat, 2 Januari 2025.
Baca juga: Pantai Bandengan Jepara, Surga Pasir Putih Favorit Keluarga dan Wisatawan Muda
Kawasan wisata bahari Karimunjawa juga tetap menjadi magnet selama libur Nataru. Tercatat 5.914 wisatawan mengunjungi kepulauan tersebut dalam periode libur akhir tahun.
Ali menyebutkan, kunjungan wisata selama libur Nataru masih didominasi oleh wisatawan nusantara. Dari total pengunjung, 47.171 orang berasal dari dalam negeri, sementara 192 wisatawan tercatat berasal dari mancanegara.

Kontribusi untuk PAD dan Pelaku Usaha
Lonjakan kunjungan wisatawan turut memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Jepara.
“Kontribusi utama berasal dari retribusi objek wisata, parkir, serta pajak hotel dan restoran,” jelas Ali.
Selain itu, peningkatan jumlah wisatawan juga berdampak langsung pada pelaku usaha pariwisata, termasuk UMKM, pedagang lokal, dan penyedia jasa wisata.
Ke depan, Disparbud Jepara berencana memperkuat pengelolaan kunjungan wisata, terutama saat periode libur panjang. Upaya tersebut meliputi penambahan sarana pendukung serta peningkatan kesiapan sumber daya manusia agar pelayanan tetap optimal.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki










