BLORA, Harianmuria.com – Jembatan Badong di Desa Badong, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora mulai dibongkar. Jembatan yang merupakan akses vital penghubung Blora selatan dengan pusat kota ini tampak mulai dihancurkan.
Di lokasi proyek tampak alat berat mulai sibuk bekerja. Salah seorang pekerja mengatakan, jika pekerjaan baru dimulai sepekan terakhir.
“Baru dimulai pengerjaan, perangkaian besi juga terus dikebut,” ungkap pria yang mengaku bernama Mas Jo, pada Selasa, 25 Juli 2023.
Selama proses perbaikan Jembatan Badong ini, arus lalu lintas tampak dialihkan melalui Desa Jepangrejo dan jalan lingkar sekitar jembatan.
“Tadi saya sempat bingung, tapi akhirnya dapat jalan juga,” ujar Yanto warga Randublatung yang hendak mengurus kependudukan di Blora kota.
Rp 4,7 Miliar Digelontorkan untuk Perbaikan Jembatan Badong Blora
Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, jembatan sepanjang 30 meter itu akan dikerjakan dengan total anggaran Rp 4,7 miliar oleh CV. Graha sentosa dengan volume panjang 30 meter, lebar 7,4 meter dan waktu pelaksanaan selama 152 hari sejak tanggal 6 Juli hingga tanggal 2 Desember 2023.
Masyarakat menyambut baik perbaikan jembatan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Blora ini. Seperti diungkapkan Yoyok, warga Randublatung yang setiap hari pulang pergi Blora-Randublatung. Menurutnya, kondisi Jembatan Badong memang sudah selayaknya diperbaiki karena sudah tidak layak.
“Selain jalannya rusak juga sangat sempit. Mobil saja mau simpangan susah. Bagi yang gak kenal medan bisa bahaya,” ujarnya.
Senada, Yayan, warga Blora Kota yang sering menuju ke Randublatung juga merasa senang, jembatan Badong akan segera diperbaiki. Menurutnya, jembatan yang dekat dengan kota sudah semestinya kondisinya lebih bagus.
“Termasuk belakangan jembatan ini dibangun, agak telat. Seharusnya sejak dulu,” pungkasnya. (Lingkar Network | Hanafi – Lingkarjateng.id)










