Jumat, Januari 9, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - Seputar Jateng - Jawa Tengah Hadapi Krisis Iklim: Pesisir Terancam Rob, Hulu DAS Makin Kritis

Jawa Tengah Hadapi Krisis Iklim: Pesisir Terancam Rob, Hulu DAS Makin Kritis

Basuki by Basuki
11 Desember 2025 22:18
in Seputar Jateng, News, Umum
0 0
Jawa Tengah menghadapi ancaman krisis iklim: pesisir terpapar banjir rob, hulu DAS makin kritis.

Narasumber Kick-off Meeting Kajian Risiko dan Dampak Perubahan Iklim di Kota Semarang, Kamis, 11 Desember 2025. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

SEMARANG, Harianmuria.com – Dampak krisis iklim makin nyata dalam beberapa tahun terakhir, terutama bagi masyarakat Jawa Tengah yang tinggal di wilayah pesisir dan daerah aliran sungai (DAS).

Kondisi ini menjadi sorotan dalam Kick-off Meeting Kajian Risiko dan Dampak Perubahan Iklim (Climate Risk and Impact Assessment/CRIA) yang digelar Mercy Corps Indonesia dan Climate Resilience Alliance (CRA) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kamis, 11 Desember 2025.

Pesisir Jawa Tengah Terancam Banjir Rob

Kajian awal menunjukkan bahwa peningkatan muka air laut memicu ancaman banjir rob di sejumlah wilayah pesisir, yaitu Kabupaten Brebes, Pemalang, Pekalongan, Kendal, dan Demak.
Fenomena ini membawa dampak sosial-ekonomi besar, mulai dari rusaknya tambak hingga hilangnya mata pencaharian warga.

Masalah semakin parah dengan kondisi hulu DAS yang terus mengalami degradasi, sehingga memperburuk banjir di wilayah hilir.

Pemprov Jateng Perkuat Arah Kebijakan Adaptif

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan komitmen Pemprov untuk memperkuat upaya adaptasi perubahan iklim secara terpadu.

“Melalui penyusunan CRIA, kita memperkuat pemahaman bersama dan menyelaraskan langkah untuk merumuskan kebijakan yang adaptif dan berbasis bukti. Kolaborasi multipihak adalah kunci menghadapi tantangan perubahan iklim,” ujarnya.

Baca Juga:  2 Anak Transmigran Asal Jateng Sukses Jadi Bupati dan Wagub di Lampung

Fokus Kajian: Risiko Banjir dari Hulu hingga Hilir

Local Lead for Resilience Policy and Practice Mercy Corps Indonesia, Arif Gandapurnama, menjelaskan bahwa CRIA tahun ini berfokus pada pemetaan risiko banjir secara komprehensif dari hulu hingga hilir.

“Nanti kita petakan daerah dengan risiko tinggi hingga sangat tinggi, sebagai dasar rencana aksi pengurangannya,” ungkap Arif.

Kajian mencakup dua kawasan prioritas: DAS Babon (Sayung hingga Penggaron) dan DAS Tuntang (Demak, Grobogan, Ungaran hingga Salatiga).

Hulu DAS Makin Kritis, Konservasi Mendesak

Aktivitas perkebunan dan perhutanan sosial di tengah DAS Tuntang menjadi perhatian karena memicu degradasi hulu. Hilangnya daya serap air turut memperbesar risiko banjir seperti yang terjadi di Grobogan beberapa waktu lalu.

“Kami ingin melihat bagaimana alih fungsi lahan di hulu benar-benar berpengaruh pada kondisi banjir di pesisir. Penyusunan solusi konservasi menjadi penting untuk mencegah kejadian serupa,” jelas Arif.

Masyarakat Pesisir Hadapi Dampak Berat

Di kawasan pesisir seperti Sayung, Demak, banjir rob dan penurunan muka tanah memukul sektor ekonomi warga. Banyak tambak tak bisa lagi digunakan. Kelompok rentan seperti perempuan dan penyandang disabilitas pun membutuhkan dukungan khusus.

Baca Juga:  Dukung Pariwisata Borobudur, Trans Jateng Siapkan Rute Baru Temanggung–Magelang di 2027

Karena itu masyarakat perlu mengembangkan alternatif ekonomi adaptif. “Seperti di Pekalongan, kami turut mendampingi warga memberikan alternatif, misalkan budi daya bandeng dengan teknologi bioflok dan keramba jaring apung yang tahan terhadap banjir rob, dan membuatkan rantai pasok hingga nasional,” terang Arif.

Jawa Tengah menghadapi ancaman krisis iklim: pesisir terpapar banjir rob, hulu DAS makin kritis.
Kick-off Meeting Kajian Risiko dan Dampak Perubahan Iklim di Kota Semarang, Kamis, 11 Desember 2025. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

Saat ini kajian masih berada pada tahap kick-off. CRA tengah menyiapkan basis ilmiah sebagai landasan strategi kebijakan dan implementasi lapangan.

“Hasil kajian diperkirakan keluar akhir tahun ini. Tahun depan kami mulai menyusun opsi solusi yang bisa diterapkan bersama pemerintah,” kata Arif.

Ia menambahkan, Mercy Corps Indonesia siap mendukung implementasi kebijakan dari sisi komitmen hingga potensi pembiayaan.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: banjir robberita Jawa TengahJatengkrisis iklimpesisir jateng

Related Posts

Tagihan listrik sarpras jalan di Blora tembus Rp8,5 miliar sepanjang 2025, efisiensi Pemkab Blora berhasil menghemat anggaran hingga Rp30 juta.
Blora

Tagihan Listrik Sarpras Jalan di Blora Tembus Rp8,5 Miliar, Efisiensi Berhasil Hemat Rp30 Juta

9 Januari 2026
Aksi unik warga adopsi 500 bibit pohon jambu untuk menghijaukan lereng Gunung Merbabu di Getasan, Kabupaten Semarang, demi menjaga kawasan tangkapan air.
Semarang

Unik, Warga Adopsi 500 Bibit Pohon Jambu untuk Hijaukan Lereng Gunung Merbabu

9 Januari 2026
KPK menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 dengan potensi kerugian negara Rp1 triliun.
News

KPK Tetapkan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026
Polres Demak panen 5 ton jagung di Desa Sumberejo, Mranggen, sebagai dukungan swasembada pangan nasional dan program ketahanan pangan berbasis desa.
Demak

Dukung Swasembada Pangan, Polres Demak Panen 5 Ton Jagung di Desa Sumberejo

9 Januari 2026
Load More
Next Post
Polrestabes Semarang mengabulkan penangguhan penahanan dua aktivis lingkungan, Adetya Pramandira (Dera) dan Fathul Munif, jelang rencana pernikahan mereka.

Polisi Tangguhkan Penahanan 2 Aktivis Semarang Dera–Munif Jelang Rencana Pernikahan

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Molor Seminggu, Pencairan Gaji ASN Blora Rp55,5 Miliar Mulai Diproses

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS