KUDUS, Harianmuria.com – Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus bekerja sama dengan Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW) yang tengah mengadakan Festival Dolanan Anak 2023. Kegiatan berlangsung dua hari tanggal 28-29 Desember 2023 di Taman Dolanan KBPW Kudus.
Dalam festival ini, beragam lomba digelar dalam rangka mengenalkan permainan tradisional kepada anak-anak. Adapun lomba ini meliputi limba estafet egrang, gobak sodor, hingga dino boi.
Koordinator Festival Dolanan Anak, M. Ulul Azmi menjelaskan bahwa agenda ini ditujukan untuk mengisi waktu liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) kepada anak-anak.
“Festival ini dibentuk sebagai upaya pendidikan karakter dan pengenalan anak terhadap budaya di sekitar. Permainan tradisional, bisa menjadi sarana anak untuk melatih kekompakan, rasa percaya diri dan kerja sama hingga interaksi sosial,” ujarnya pada Jumat, 29 Desember 2023.
Perkembangan teknologi memengaruhi bagaimana cara belajar anak. Oleh sebab itu, kata dia, banyak anak-anak yang lebih tertarik bermain gadget dibandingkan bermain permainan tradisional di lapangan.
“Ini juga sebagai salah satu trik menghindari supaya anak tidak kecanduan gadget, mereka bisa leluasa bermain secara real dan berdampak baik pada tumbuh kembangnya,” katanya.
Sesuai dengan harapan dari Kemendikbud, lanjut pria yang akrab disapa Citul itu, pendidikan yang baik adalah pendidikan berbasis budaya. Festival dolanan anak ini diharapkan dapat menjadi salah satu cara menerapkan pendidikan berbasis budaya di KBPW.
“Pendidikan yang mengajak anak belajar, berbudaya dan ikut melestarikan permainan tradisional yang hampir punah,” tandasnya. (Lingkar Network | Ihza Fajar – Harianmuria.com)










