DEMAK, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan iklim investasi yang ramah bagi para investor. Berbagai kemudahan perizinan membuat Demak berhasil menjadi daerah dengan nilai investasi tertinggi di Jawa Tengah.
Capaian Demak Melampaui Target
Penata Perizinan Ahli Madya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Demak, Suprojo, menyatakan bahwa capaian investasi tahun ini sudah melebihi target yang ditetapkan.
“Sampai hari ini target investasi di Kabupaten Demak sudah terlampaui. Mudah-mudahan ke depan ada peningkatan yang lebih signifikan,” ujar Suprojo, Rabu, 10 Desember 2025.
Menurut Suprojo, keberhasilan ini merupakan hasil kebijakan Bupati Demak yang mempermudah proses perizinan agar investor merasa nyaman menanamkan modalnya di Kota Wali.
Beragam Sektor Industri Masuk ke Demak
Suprojo menjelaskan, sejumlah perusahaan besar dari berbagai sektor telah menjajaki hingga meluncurkan proyek mereka di Demak, termasuk industri tekstil, mesin dan elektronik, karet dan plastik, perdagangan, serta reparasi.
“Yang masuk ke Demak di bidang industri ini banyak dan beragam, mulai dari kosmetik, garment, tekstil hingga sektor lainnya,” tambahnya.
Fokus pada Tenaga Kerja Lokal
Tidak hanya memperhatikan kemudahan perizinan, Pemkab Demak juga menyiapkan tenaga kerja lokal agar siap bersaing di dunia industri.
Berbagai pelatihan keterampilan digencarkan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat sebelum melamar pekerjaan di perusahaan-perusahaan yang masuk ke daerah tersebut.
“Artinya kita maksimalkan tenaga kerja lokal Demak,” tegas Suprojo.
Realisasi Triwulan III 2025
Berdasarkan data DPMPTSP, realisasi investasi Triwulan III Tahun 2025 Kabupaten Demak mencapai Rp1,422 triliun, terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) Rp1,298 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp124 miliar. Total penyerapan tenaga kerja mencapai 6.773 orang.
Suprojo menambahkan, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak demi menjaga iklim investasi yang kondusif.
“Komitmen kita adalah menciptakan investasi yang ramah. Perizinan kita permudah, dan koordinasi dengan pihak terkait terus kita lakukan,” pungkasnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki










