BLORA, Harianmuria.com – Keterlambatan pengerjaan proyek Jalan Plosorejo–Sembongin di Kecamatan Banjarejo, Blora menuai keluhan dari Kepala Desa Plosorejo dan warga setempat. Proyek yang seharusnya selesai pada 15 Desember 2025 hingga kini belum rampung.
Kades Plosorejo Terima Banyak Keluhan Warga
Kepala Desa Plosorejo, Akhmad Muslih, mengaku sering menerima keluhan dari warganya terkait proyek yang molor tersebut.
“Seharusnya tanggal 15 Desember sudah selesai, ini sudah lewat. Tadi siang saya cek ke lokasi, tidak ada aktivitas pengerjaan dan tidak ada pengecekan dari DPUPR,” ungkapnya.
Ia menyebut keterlambatan proyek berdampak langsung pada aktivitas dan kenyamanan warga desa.
Baca juga: Proyek Jalan Plosorejo–Sembongin Blora Molor, Kontraktor Kena Denda dan SP 2
Material Telat dan Alat Berat Rusak
Keluhan serupa disampaikan salah satu warga, Kusairi, yang mengaku geram dengan molornya proyek. Menurutnya, keterlambatan dipicu oleh material yang datang terlambat serta kerusakan alat berat.
“Material telat hampir satu bulan. Mau mengerjakan, mesin slinder rusak, yang satu juga rusak. Seharusnya sudah selesai, ini molor sampai beberapa hari,” ujarnya.
Menurutnya, kerusakan alat berat membuat pengaspalan terhenti meski aspal sudah tersedia di lokasi sejak beberapa hari terakhir.
“Aspalnya sudah tiga hari, tapi tidak bisa diteruskan karena alat berat rusak. Harapan warga ya segera diselesaikan supaya tidak terus jadi keluhan,” tambahnya.
Baca juga: Proyek Jalan Plosorejo–Sembongin Blora Molor, Progres Baru 12 Persen Usai Mangkrak 1,5 Bulan

Warga Khawatir Risiko Terjatuh
Kusairi menambahkan, kondisi jalan yang masih dipenuhi kerikil dan pasir dinilai membahayakan pengguna jalan.
“Kalau korban jatuh sampai luka belum ada, tapi yang jatuh dan nggak papa itu ada dua atau tiga orang. Harapan warga ya satu, proyek ini cepat diselesaikan,” tambah Kusairi.
Warga berharap pengerjaan segera dituntaskan agar tidak memicu protes lanjutan dan risiko kecelakaan.
Pantauan wartawan di lokasi menunjukkan kondisi jalan masih berpasir. Bahkan pada bagian yang sudah diaspal, lapisan aspal di sisi jalan tampak gembur dan mudah rusak.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki










