Sabtu, Januari 10, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - Seputar Jateng - Blora - Proyek Jalan Getas–Nglebak Blora Molor, Kontraktor Merasa Dikorbankan

Proyek Jalan Getas–Nglebak Blora Molor, Kontraktor Merasa Dikorbankan

Basuki by Basuki
20 Desember 2025 12:56
in Blora, News, Umum
0 0
Kontraktor proyek jalan Getas–Nglebak Blora mengaku dikorbankan karena akses jalan ekstrem menyebabkan proyek molor.

Pengerjaan proyek ruas jalan Getas–Nglebak di Kecamatan Kradenan, Blora ditargetkan selesai pada Senin, 22 Desember 2025. (Dok. warga/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

BLORA, Harianmuria.com – Proyek peningkatan jalan Getas–Nglebak di Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, hingga kini belum rampung meski masa kontrak berakhir pada 15 Desember 2025.

Akibat keterlambatan tersebut, kontraktor pelaksana CV Dua Dara Sejahtera dikenai denda Rp1,2 juta per hari, atau 1 per 1.000 dari nilai kontrak proyek senilai Rp1,2 miliar.

Proyek peningkatan jalan Getas–Nglebak mencakup pembangunan jalan rigid beton sepanjang 260 meter dengan lebar 3 meter, serta pembangunan jembatan sepanjang 12 meter dengan lebar 4,5 meter.

Pelaksana proyek, Untung Subagyo, menjelaskan bahwa sejak awal pihaknya memilih mendahulukan pembangunan jembatan, yang mulai dikerjakan pada 27 Agustus 2025 dan baru rampung sekitar sepekan sebelum tenggat kontrak.

Baca juga: Proyek Jalan Getas–Nglebak Blora Molor, Kontraktor Didenda Rp1,2 Juta per Hari

Akses Ekstrem Penyebab Proyek Molor

Untung mengungkapkan, keputusan mendahulukan jembatan bukan tanpa alasan. Akses menuju lokasi proyek hanya melalui jalur tersebut.

“Bagaimana mau mengerjakan jalannya kalau aksesnya cuma itu. Jembatan harus selesai dulu, baru jalan bisa dikerjakan,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi akses menuju lokasi proyek cukup ekstrem. Jalan berupa tanah liat dan makadam lama menjadi licin saat hujan turun.

“Armada truk mixer kami bahkan sempat terguling karena kondisi jalan yang sangat jelek,” ungkapnya.

Kontraktor Klaim Rugi, Biayai Perbaikan Akses

Demi mengejar target penyelesaian jembatan, pihak kontraktor bahkan harus memperbaiki akses jalan di beberapa titik dengan dana sendiri, meski pekerjaan tersebut tidak tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Kita beli pedel untuk perbaikan, tapi yang parah saja. Kalau semuanya, enggak ada anggarannya di RAB. Di situ saja kita sudah rugi banyak,” kata Untung.

Sejak Awal Tidak Sanggup, Merasa Dikorbankan

Untung juga mengeklaim bahwa sejak tahap awal survei lokasi, dirinya sudah menyampaikan ketidaksanggupan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora.

“Saya sudah bilang ke Kepala Dinas saat survei, saya tidak mau mengerjakan ini. Tapi dari dinas meminta tolong agar tetap dibantu, karena ini akses satu-satunya,” katanya.

Untung menilai kondisi proyek terlalu berisiko dan meyakini tidak ada kontraktor lain yang bersedia mengerjakan. Ia merasa dikorbankan lantaran kondisi akses jalan ke titik proyek yang buruk.

“Saya yakin selain saya juga enggak berani mengerjakan itu. Ini bukan untung tapi buntung,” tegasnya.

Kontraktor proyek jalan Getas–Nglebak Blora mengaku dikorbankan karena akses jalan ekstrem menyebabkan proyek molor.
Pengerjaan proyek ruas jalan Getas–Nglebak di Kecamatan Kradenan, Blora molor dari jadwal kontrak. (Dok. warga/Harianmuria.com)

Meski mendapat sorotan karena keterlambatan proyek, Untung menegaskan dirinya tidak keberatan dikritik, asalkan kendala di lapangan juga dipahami.

“Saya dicela enggak apa-apa. Tapi saya dari awal sudah bilang enggak mau ngerjakan. Kita ini dikorbankan, kita ini membantu. Jangan dipaido (dicela), saya nyelesaikan saja itu sudah bagus,” ujarnya.

Ia menambahkan, keputusan tetap mengerjakan proyek jalan Getas–Nglebak tersebut dilandasi niat berkontribusi dan menjaga hubungan kerja ke depan.

Ditarget Rampung dan PHO 22 Desember

Meski menghadapi berbagai hambatan, Untung memastikan proyek jalan Getas–Nglebak akan rampung pada Senin, 22 Desember 2025, dan dilanjutkan dengan Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pekerjaan.

“Jalannya tinggal sedikit untuk finishing. Kami diberi waktu sampai Senin, hari itu harus PHO,” katanya.

Sementara itu, Direktur CV Athacetta Konsultan selaku konsultan pengawas, Pujo Adi, PHO akan dilakukan setelah seluruh pengerjaan selesai, termasuk berem atau bahu jalan.

“Akan ada serah terima setelah selesai semua pekerjaannya, termasuk berem,” katanya.

Jurnalis: Subekan
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Blorablorajalan Getas Nglebakkabupaten bloraproyek jalan blora

Related Posts

Keberhasilan e-parkir di Pasar Sido Makmur mendorong Pemkab Blora menerapkan parkir elektronik di tiga pasar lagi demi meningkatkan PAD hingga Rp10 miliar.
Blora

Sukses di Pasar Sido Makmur, Pemkab Blora Siap Terapkan E-Parkir di 3 Pasar Lagi

9 Januari 2026
Angin kencang menerjang Kecamatan Sidomukti, Salatiga, merusak 10 rumah warga dan 3 warung semi permanen.
Salatiga

Angin Kencang Terjang Sidomukti Salatiga, 10 Rumah dan 3 Warung Rusak

9 Januari 2026
Tagihan listrik sarpras jalan di Blora tembus Rp8,5 miliar sepanjang 2025, efisiensi Pemkab Blora berhasil menghemat anggaran hingga Rp30 juta.
Blora

Tagihan Listrik Sarpras Jalan di Blora Tembus Rp8,5 Miliar, Efisiensi Berhasil Hemat Rp30 Juta

9 Januari 2026
Aksi unik warga adopsi 500 bibit pohon jambu untuk menghijaukan lereng Gunung Merbabu di Getasan, Kabupaten Semarang, demi menjaga kawasan tangkapan air.
Semarang

Unik, Warga Adopsi 500 Bibit Pohon Jambu untuk Hijaukan Lereng Gunung Merbabu

9 Januari 2026
Load More
Next Post
Stok biosolar menipis menyebabkan antrean panjang truk dan kendaraan diesel di sejumlah SPBU di Salatiga.

Stok Biosolar Menipis, Antrean Kendaraan Diesel Mengular di SPBU Salatiga

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Molor Seminggu, Pencairan Gaji ASN Blora Rp55,5 Miliar Mulai Diproses

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS