Kamis, Januari 8, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - Seputar Jateng - Blora - Mirip Sarangan, Waduk Greneng Blora Simpan Potensi Wisata yang Belum Tergarap

Mirip Sarangan, Waduk Greneng Blora Simpan Potensi Wisata yang Belum Tergarap

Basuki by Basuki
28 Desember 2025 03:17
in Blora, News, Umum
0 0
Waduk Greneng Blora menyimpan potensi wisata alam mirip Sarangan, tapi belum digarap oleh pemerintah.

Pengunjung menikmati panorama Waduk Greneng dengan perahu wisata. (Eko Wicaksono/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

BLORA, Harianmuria.com – Waduk Greneng yang berada di Dukuh Greneng, Desa/Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, memiliki potensi besar sebagai sumber pengairan pertanian sekaligus destinasi wisata alam.

Waduk ini berjarak sekitar 12 kilometer dari pusat Kota Blora dan memiliki luas kurang lebih 64 hektare. Hamparan air yang luas dengan panorama perbukitan di sekitarnya menjadi daya tarik tersendiri.

Namun hingga kini, pengelolaannya dinilai belum mendapatkan perhatian serius dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora.

Potensi Wisata Belum Dilirik Pemda

Menurut salah satu pengelola perahu wisata di Waduk Greneng, Sujaedi, keberadaan waduk tersebut masih dipandang sebelah mata oleh pemerintah daerah.

“Kalau tantangannya ya itu, BBWS Pemali Juana dan Pemkab Blora kelihatannya masih melihat waduk ini sebelah mata,” ujar Sujaedi, Sabtu, 27 Desember 2025.

Hingga saat ini, fungsi utama waduk masih difokuskan sebagai sumber pengairan lahan pertanian warga. Kendati demikian, waduk tersebut juga dimanfaatkan sebagai wisata air sederhana.

Wisata Perahu dan Potensi Perikanan

Sujaedi mengelola 20 unit perahu yang disewakan kepada pengunjung dengan tarif Rp20 ribu per hari. Perahu-perahu tersebut umumnya digunakan wisatawan untuk memancing atau sekadar berkeliling waduk.

Baca Juga:  Pastikan Program Digitalisasi Optimal, Wamendikdasmen Tinjau Sekolah Penerima IFP di Blora

“Banyak yang datang untuk mancing, bahkan ada yang dari Solo. Kalau keliling waduk bisa sampai ke seberang, lewat Dukuh Kelapanan dan Dukuh Ngasinan,” jelas Sujaedi, yang berasal Kecamatan Ngawen dan telah menetap di sekitar Waduk Greneng sejak 1991.

Selain itu, Waduk Greneng juga menyimpan potensi perikanan yang cukup melimpah, seperti ikan tombro, nila, patin, bawal, hingga udang berukuran besar. Namun, potensi tersebut masih bersifat alami dan belum dikembangkan melalui sistem budi daya.

“Masih alami semua. Padahal kalau dikembangkan, potensinya sangat besar,” tambahnya.

Wisatawan: Mirip Sarangan Versi Sederhana

Wisatawan menilai Waduk Greneng memiliki panorama alam yang menarik. Hal itu diungkapkan Fitriana, wisatawan asal Desa Sendangwungu, Kecamatan Banjarejo, yang kerap berkunjung ke waduk tersebut.

“Menurut saya bagus, pemandangannya hampir mirip Sarangan, tapi versi sederhana. Bisa dibilang Sarangan-nya Blora,” ujar Fitriana.

Waduk Greneng Blora menyimpan potensi wisata alam mirip Sarangan, tapi belum dilirik oleh pemerintah untuk digarap maksimal.
Panorama Waduk Greneng di Desa/Kecamatan Tunjungan, Blora. (Eko Wicaksono/Harianmuria.com)

Perlu Pembenahan Fasilitas dan Penataan

Meski demikian, ia menilai masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu dibenahi, di antaranya keterbatasan sinyal komunikasi, minimnya penghijauan, penataan kawasan yang belum rapi, serta kebersihan yang belum optimal.

Baca Juga:  Tanah Ambles di Tunjungan Blora: 2 Rumah Warga Terancam, Akses Kendaraan Dibatasi

“Masih kurang hijau dan kurang tertata. Kebersihannya juga perlu ditingkatkan,” katanya.

Fitriana menilai Waduk Greneng merupakan pilihan wisata yang terjangkau dan cocok untuk melepas penat karena lokasinya yang relatif jauh dari keramaian kota.

Ia berharap ke depan kawasan waduk dapat ditata lebih baik, dilengkapi penghijauan di area tepian, fasilitas pendukung wisata, hingga pembangunan restoran atau penginapan yang memanfaatkan panorama waduk.

“Kalau ada resto atau fasilitas yang lebih bagus, pasti akan semakin narik,” tuturnya.

Baik pengelola maupun wisatawan berharap BBWS Pemali Juana dan Pemkab Blora dapat memberikan perhatian lebih agar potensi besar Waduk Greneng dapat dikelola secara optimal dan berkelanjutan.

Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Blorablorakabupaten bloraWaduk Grenengwisata Blora

Related Posts

Produksi pertanian dan peternakan Rembang 2025 naik 6,84 persen, produksi padi melonjak hingga Rembang surplus beras hampir 30 bulan.
Rembang

Produksi Pertanian dan Peternakan Rembang 2025 Naik 6,84 Persen, Beras Surplus 30 Bulan

7 Januari 2026
Anggaran Dana Desa Jawa Tengah 2026 turun drastis dari Rp1 miliar menjadi Rp300 juta per desa.
Seputar Jateng

Anggaran Dana Desa Jateng 2026 Anjlok Drastis, dari Rp1 Miliar Kini Tinggal Rp300 Juta per Desa

7 Januari 2026
Kabupaten Semarang mencatat surplus beras 30.575 ton sepanjang 2025, mendukung target swasembada pangan nasional.
Semarang

Kabupaten Semarang Surplus Beras 30.575 Ton di 2025, Dukung Swasembada Pangan Nasional

7 Januari 2026
Kekurangan satu guru setelah pensiun, SD 2 Pasuruhan Lor Kudus terapkan sistem mengajar bergantian agar pembelajaran 183 siswa tetap berjalan.
Kudus

Kekurangan Guru, SD 2 Pasuruhan Lor Kudus Terapkan Sistem Mengajar Bergantian

7 Januari 2026
Load More
Next Post
Wisata Linggo Asri Pekalongan menghadirkan spot foto Windmills berupa ratusan kincir angin warna-warni yang jadi magnet wisatawan jelang libur Tahun Baru 2026.

Spot Foto Kincir Angin Percantik Wisata Linggo Asri Pekalongan, Jadi Magnet Libur Tahun Baru 2026

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guru ASN Blora Sumringah, Anggaran Rp40,73 Miliar Cair untuk Gaji ke-13 dan THR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS