BLORA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora berencana memperluas penerapan sistem parkir elektronik (e-parkir) di tiga pasar daerah yang memiliki potensi pengunjung yang tinggi.
Langkah ini diambil menyusul keberhasilan e-parkir di Pasar Sido Makmur yang terbukti mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan.
E-Parkir Pasar Sido Makmur Dongkrak PAD
Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Blora, Margo Yuwono, mengungkapkan bahwa sistem e-parkir memberikan dampak nyata terhadap pemasukan daerah.
“Parkir Pasar Sido Makmur Blora mampu menambah pemasukan hingga Rp300 juta per bulan. Padahal, dengan sistem parkir manual sebelumnya, pemasukan hanya sekitar Rp100 juta per bulan,” ujar Margo, Jumat, 9 Januari 2026.
3 Pasar Potensial Segera Menyusul
Melihat hasil positif tersebut, Dindagkop UKM Blora berencana menerapkan e-parkir di tiga pasar daerah lain yang dinilai memiliki potensi pengunjung tinggi.
Ketiga pasar tersebut meliputi Pasar Randublatung, Pasar Ngawen, dan Pasar Induk Cepu. Namun sebelum diberlakukan, pihaknya akan melakukan pembahasan dan diskusi dengan berbagai paguyuban pasar.
“Secepatnya akan kami bahas bersama paguyuban pasar, berunding dan berdiskusi sebelum melakukan pemberlakuan e-parkir,” jelasnya.
Pasar Ngawen Langsung Gunakan E-Parkir
Margo menambahkan, khusus untuk Pasar Ngawen, sistem e-parkir akan langsung diterapkan begitu pasar tersebut resmi beroperasi.
“Nantinya untuk Pasar Ngawen, jika sudah beroperasi, akan langsung diterapkan parkir elektronik,” imbuhnya.
Target Retribusi Pasar 2026 Naik Signifikan
Seiring dengan perluasan penerapan e-parkir, Pemkab Blora juga menaikkan target pendapatan dari sektor retribusi pasar.
Pada tahun 2024, target retribusi pasar ditetapkan sebesar Rp6,5 miliar. Sementara pada tahun 2026, target tersebut melonjak menjadi Rp10 miliar.
“Kenaikan target ini salah satunya karena adanya retribusi parkir elektronik di Pasar Sido Makmur. Target itu akan kami capai dengan pemberlakuan parkir elektronik di empat pasar daerah,” pungkas Margo.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki









