JAKARTA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Kabupaten Terinovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025, yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu 10 Desember 2025.
Capaian Kabupaten Terinovatif ini merupakan yang ketiga berturut-turut, menandai hattrick prestasi bagi Blora. Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Blora Arief Rohman.
Kado untuk Hari Jadi ke-276 Blora
Bupati Arief mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan tersebut. Ia menyebut prestasi ini sebagai hadiah indah menjelang Hari Jadi ke-276 Kabupaten Blora.
“Se-Indonesia ini terpilih 20 kabupaten terinovatif dari sekitar 500 kabupaten. Ini kado untuk Hari Jadi Blora. Terima kasih untuk OPD, BUMD, dan media atas masukan dan dukungannya,” ujar Arief dalam keterangan tertulis.
Bupati menegaskan bahwa inovasi adalah elemen penting dalam pemerintahan untuk memberikan pelayanan yang terbaik ke masyarakat.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran akibat pemangkasan dan Transfer ke Daerah(TKD), ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) tetap mendorong lahirnya inovasi baru.
“Kami ingin pada IGA 2026 tetap mempertahankan predikat kabupaten terinovatif untuk keempat kalinya,” harapnya.
Dua Program Unggulan Blora di IGA 2025
Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Blora, Mahbub Djunaidi, menjelaskan bahwa Blora mengunggulkan dua program inovasi dalam IGA 2025, yaitu program BU DESI Plus dan Aplikasi SIKEP.
- Program BU DESI (BUMD Peduli Inflasi) Plus
Inovasi dari Bagian Perekonomian SDA Setda bekerja sama dengan semua BUMD, BUMN Bulog dan Kelompok Tani. BU DESIPlus fokus pada pengendalian inflasi dan stabilitas harga kebutuhan pokok di tingkat lokal.
“BUMD mengambil peran ketika ada potensi inflasi dengan membeli komoditas yang memengaruhi kenaikan harga. Ini bagian dari upaya peningkatan ketahanan ekonomi lokal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” terang Mahbub
- Program Aplikasi SIKEP (Sistem Informasi Kinerja & Evaluasi Pembangunan)
Inovasi dari Bapperida dan OPD terkait. SIKEP merupakan sistem digital terintegrasi untuk memantau kinerja pemerintahan dan capaian pembangunan secara real-time.
“Aplikasi SIKEP untuk mempercepat pengambilan keputusan, meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta mempermudah evaluasi kinerja organisasi perangkat daerah (OPD). Dirancang untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan berbasis data,” ucapnya.

Inovasi Terpilih dari Ratusan Usulan
Mahbub mengatakan kedua inovasi tersebut dipilih dari ratusan usulan inovasi Pemkab Blora. Keduanya dinilai paling relevan dengan kebutuhan masyarakat dan selaras dengan arah pembangunan nasional.
“Keduanya menjadi unggulan Blora di IGA 2025 dan memperkuat posisi Blora sebagai daerah yang konsisten berinovasi,” tutupnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki










