BLORA, Harianmuria.com – Sebanyak 100 tukang becak lanjut usia (lansia) di Kabupaten Blora menerima bantuan becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto. Penyerahan dilaksanakan di Pendapa Rumah Dinas Bupati Blora, Minggu, 28 Desember 2025.
Bantuan diserahkan oleh Wakil Bupati Blora Sri Setyorini. Program bantuan becak listrik ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para tukang becak lansia sekaligus mendukung transportasi ramah lingkungan di daerah.
Penyaluran becak listrik bantuan Presiden tersebut difasilitasi oleh Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) bekerja sama dengan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN).
Bantuan Gunakan Dana Pribadi Presiden
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha YGSN, Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, menyampaikan bahwa setiap unit becak listrik bernilai sekitar Rp22 juta dan dibiayai sepenuhnya dari dana pribadi Presiden Prabowo Subianto.
“Satu unit sekitar Rp22 juta, jadi setara dengan sepeda motor. Becak listrik ini dibagikan kepada 100 tukang becak yang berusia 55 tahun ke atas,” jelas Firman.
Sudah 7.000 Becak Listrik Didistribusikan
Firman mengungkapkan, hingga saat ini sekitar 7.000 unit becak listrik telah didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia. Becak listrik tersebut diproduksi oleh dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Dirgantara Indonesia dan PT Pindad.
“Kuotanya tidak terbatas karena menggunakan dana pribadi Presiden. Kendala utama hanya pada kapasitas produksi yang masih terbatas,” terangnya.
Baca juga: Bantu MBR, Pemkab Blora Ajukan 97 Becak Listrik ke Pemerintah Pusat
Dorong Pemkab Siapkan Fasilitas Pendukung
YGSN juga mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora untuk menyiapkan fasilitas pendukung, seperti stasiun pengisian daya baterai (charger) serta jalur operasional yang aman bagi becak listrik.
Firman juga membuka peluang penambahan alokasi becak listrik di Blora, dengan catatan Pemkab Blora mengajukan permohonan kembali secara resmi.
“Kita upayakan koordinasi kepada Kementerian Sekreraris Negara. Yang membutuhkan di Blora sekitar 400-an tukang becak, tahap awal baru bisa didukung 100 unit,” ujarnya.

Wabup Blora Harap Tambahan Kuota Bantuan
Wabup Blora Sri Setyorini (Budhe Rini) berharap alokasi bantuan becak listrik untuk Kabupaten Blora dapat ditambah.
“Harapan kami kepada Bapak Presiden, Blora bisa segera mendapat tambahan. Karena kendaraan umum yang masih banyak digunakan masyarakat Blora adalah becak,” ungkapnya.
Wisata Becak Malam untuk Pengembangan
Budhe Rini menambahkan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Bupati Blora Arief Rohman terkait keberlanjutan program becak listrik. Salah satu wacana yang tengah dibahas adalah pengembangan wisata becak malam.
Terkait jalur khusus becak listrik, Budhe Rini menilai kondisi lalu lintas di Kabupaten Blora masih relatif tidak padat kendaraan sehingga belum memerlukan rute khusus.
“Kalau saya lihat jalan Blora, masih aman-aman saja. Saya kira tidak perlu rute khusus untuk becak,” tandasnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki










