REMBANG, Harianmuria.com – Sebanyak tiga jamaah haji asal Rembang melakukan tanazul ke kloter lain karena sakit, sehingga bisa pulang lebih awal dari jadwal yang sudah ditentukan. Tanazul adalah pemulangan jamaah haji melalui kloter yang berbeda dengan kloter keberangkatan, karena alasan sakit dan memenuhi kriteria laik terbang.
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rembang, H. Zuhri mengatakan bahwa, tiga jamaah haji asal Rembang tersebut yaitu Supriyadi Jupri Mustaram yang tergabung dalam kloter 90 kemudian tanazul ke kloter 22.
Sedangkan Sumirah Sumijan Ngaripin yang tergabung dalam kloter 92 tanazul ke kloter 29. Selanjutnya, Masduri Prawito Pingi yang tergabung dalam 90 tanazul ke kloter 27.
Nantinya, Panitia pemulangan haji Kabupaten Rembang dari unsur Kemenag Rembang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang secara bergiliran akan menjemput jamaah haji yang tanazul, setelah tiba di Debarkasi Solo.
Zuhri mengatakan, dari ketiga jamaah haji asal Rembang yang tanazul, satu diantaranya yaitu Supriyadi Jupri Mustaram sudah tiba di Rembang pada Kamis, 13 Juli 2023 pukul 03.00 WIB.
“Bapak Supriyadi sudah dijemput dari debarkasi Solo dan diantar ke Rembang dengan ambulans. Sudah sampai di Rembang pada Kamis, 13 Juli sekitar pukul 03.00 WIB. Sementara dua jamaah lainnya akan dijemput dari debarkasi Solo,” jelas Zuhri.
Ia menambahkan, jamaah haji Sumirah Sumijan Ngaripin akan dijemput pada Jumat, 14 Juli 2023 malam. Sedangkan Masduri Prawito Pingi akan dijemput pada Sabtu, 15 Juli 2023.
Sebelumnya diberitakan, jumlah jamaah haji asal Rembang yang meninggal dunia di Makkah tercatat ada 3 jamaah haji.
Ketiga jamaah haji tersebut yaitu Juriyati yang tergabung kloter 91 dikabarkan meninggal dunia di Makkah, pada Selasa, 11 Juli 2023. Juriyati meninggal dunia akibat serangan jantung dan sempat dirawat di RS An-Nur sejak Senin, 3 Juli 2023 lalu.
Sebelumnya, Warsiti Warsiman Basinan (69) jamaah haji kloter 91 yang berasal dari Desa Temperak, Kecamatan Sarang, meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan atas penyakit syok septik di Rumah Sakit Mina, pada Jumat, 30 Juni 2023.
Kemudian, Sulasih Mustadjab Saliman jamaah haji kloter 90 yang berasal dari Desa Trembes, Kecamatan Gunem juga meninggal dunia pada Kamis, 6 Juli 2023 pukul 12.00 WAS.
Diketahui, total jamaah haji asal Rembang yang berangkat tahun ini sebanyak 859 jamaah dan 8 Petugas Haji Daerah. Terkait jadwal kepulangan, jamaah yang tergabung dalam kloter 90, 91, dan 92 dijadwalkan pulang ke tanah air pada tanggal 1-2 Agustus 2023. (Lingkar Network | R. Teguh Wibowo – Koran Lingkar)










