KUDUS, Harianmuria.com – Sebanyak 58 guru menerima bantuan dari Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kudus melalui program bantuan Peduli Guru. Bantuan tersebut diberikan kepada guru-guru yang mengajar di bawah yayasan Aisyiyah Kudus.
Staf Program Lazizmu Kudus Abdul Latif Muhtadin menyampaikan, program Peduli Guru ini diperuntukkan bagi guru-guru yang menjadi pengajar di bawah naungan Majelis Didasmen Pimpinan Daerah Aisyiyah Kudus. Diantaranya seperti para pengajar di Tempat Penitipan Anak (TPA), Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK).
“Penerima program Peduli Guru ada 58 orang yang diperoleh dari usulan lembaga masing-masing. Khususnya guru di TPA, KB dan TK,” sebutnya.
Dirinya menjelaskan, penerima bantuan ini merupakan guru-guru yang dinilai belum sejahtera dalam segi ekonomi. Sebab selama ini para guru tersebut hanya menerima gaji di bawah Rp 500 ribu.
“Total anggaran yang kami salurkan untuk program Peduli Guru ini senilai Rp 17,4 juta untuk enam bulan,” ungkapnya.
Sedangkan anggaran yang disalurkan setiap bulannya yakni senilai Rp 2,9 juta, kemudian disalurkan kepada setiap guru senilai Rp 50 ribu.
“Jadi dalam enam bulan itu, setiap guru penerima mendapat bantuan senilai Rp 300 ribu. Kami menyalurkan bantuan dalam program Peduli Guru ini dua kali dalam setahun. Jadi totalnya kalau setahun itu sekitar Rp 34,8 juta,” bebernya.
Adapun dana bantuan tersebut merupakan anggaran yang dikumpulkan dari para donatur Lazismu. Pihaknya berharap, bantuan ini bisa sedikit menambah pemasukan dan membantu ekonomi keluarga para guru penerima.
“Semoga bantuan ini bisa membantu dan bermanfaat bagi penerima,” ucapnya. (Lingkar Network | Nisa Hafizhotus Syarifa – Harianmuria.com)










