BLORA, Harianmuria.com – Istilah tantiem dan bonus sering kali dipakai secara bergantian, padahal keduanya memiliki perbedaan mendasar. Mulai dari siapa yang berhak menerima, bagaimana dasar perhitungannya, hingga tujuan pemberiannya.
Memahami perbedaan ini penting, terutama bagi karyawan dan investor, agar lebih paham soal transparansi serta keadilan dalam sistem kompensasi perusahaan.
Secara umum, baik tantiem maupun bonus sama-sama termasuk insentif finansial di luar gaji pokok. Namun, keduanya ditujukan kepada pihak yang berbeda dan dihitung dengan cara yang tidak sama.
Tantiem: Apresiasi untuk Jajaran Pimpinan
Tantiem adalah insentif finansial yang diberikan secara khusus kepada jajaran direksi dan dewan komisaris sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam memimpin perusahaan. Tantiem biasanya diberikan setelah perusahaan mencetak laba dan berdasarkan keputusan resmi pemegang saham.
✅ Karakteristik Tantiem:
- Penerima: Direksi dan dewan komisaris.
- Dasar Perhitungan: Mengacu pada laba bersih perusahaan, dengan persentase yang ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Anggaran Dasar perusahaan.
- Ketentuan Khusus: Jika perusahaan tidak mencetak laba, maka tantiem tidak akan diberikan.
- Tujuan: Memberikan motivasi kepada pimpinan untuk membuat keputusan strategis demi peningkatan profitabilitas perusahaan.
Bonus: Insentif untuk Seluruh Karyawan
Berbeda dengan tantiem, bonus merupakan insentif tambahan yang diberikan kepada karyawan, baik secara individu, tim, maupun departemen, sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian kerja atau kontribusi terhadap tujuan perusahaan.
✅ Karakteristik Bonus:
- Penerima: Seluruh karyawan atau kelompok karyawan yang memenuhi syarat tertentu.
- Dasar Perhitungan: Bisa berdasarkan kinerja individu, tim, atau bahkan kondisi finansial perusahaan secara umum. Bonus tetap dapat diberikan meski laba tidak maksimal.
- Tujuan: Meningkatkan motivasi kerja, memberikan apresiasi, dan menjadi alat retensi untuk mempertahankan talenta terbaik.
Perbedaan tantiem dan bonus terletak pada penerima, dasar perhitungan, dan tujuan pemberian. Tantiem hanya ditujukan untuk manajemen puncak dan dihitung berdasarkan laba bersih, sedangkan bonus lebih luas cakupannya, bisa diberikan kepada semua karyawan dengan perhitungan yang lebih fleksibel.
Jurnalis: Subekan
Editor: Basuki










