KUDUS, Harianmuria.com – Ratusan hektar sawah di wilayah Kabupaten Kudus terendam banjir yang mengakibatkan panen puso atau gagal.
Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Kudus Didik Tri Prasetyo mengatakan, setidaknya ada 3.351 hektar sawah yang terdampak banjir. Luasan tersebut tersebar di lima kecamatan yang ada di Kabupaten Kudus.
“Dari lahan yang terkena banjir, sebagian sudah dinyatakan puso atau gagal panen. Karena dari sisi umur tanaman cukup relatif, kalau terus terendam selama beberapa hari dikhawatirkan akan mati dan tidak bisa berkembang lagi,” ungkapnya, Rabu (4/1).
Di sisi lain, Kabid Pertanaman Pangan dan Perkebunan Dispertan Kudus Dewi Masitoh menilai curah hujan tahun ini cukup tinggi jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Saat ini Dispertan Kudus belum bisa menghitung total nominal kerugian akibat banjir. Namun, ia memperkirakan kerugian bisa mencapai Rp 3 juta hingga Rp 8 juta per hektar.
“Kerugian belum bisa kami hitung karena umur tanaman berbeda-beda. Ada yang seminggu, 30 hari, 70 hari, jadi tingkat kerugiannya berbeda-beda,” jelasnya.
Dirinya menambahkan, perkiraan total kerugian ini pun bisa mencapai Rp 16 miliar. Dengan rincian, per Kecamatan Undaan 1.897 hektare, Kaliwungu 347 hektare, Jekulo 587 hektare, Mejobo 419 hektare, Jati 101 hektare dengan usia 10 sampai 105 hari setelah masa tanam bermacam-macam.
“Banjir dengan curah cukup tinggi dari 20 hingga 150 sentimeter jelas membuat tanaman terendam,” sebutnya.
Upaya pun terus dikerahkan, dia mengungkap saat ini pihaknya bersama dinas terakit, PPL, Petugas POTP dan Jasindo sedang berupaya mengajukan klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) bagi para petani yang sudah dinyatakan gagal panen akibat banjir.
“Kalau memang sudah dicek bisa dijadikan untuk bukti. Lalu kami berkoordinasi dengan pusat untuk bantuan korban yang sawahnya tergenang. Yang terakhir kita menggerakkan barikade alat seperti pompa air (8n) yang besar. Masyarakat tani juga dipersilahkan meminjam alat mesin pertanian (gapoktan),” tandasnya. (Lingkar Network | Ihza Fajar – Harianmuria.com)









