KUDUS, Harianmuria.com – SMP Tahfidz Duta Aswaja Kudus mengadakan Gelar Karya dalam rangka projek penguatan profil pelajar pancasila (P5). Tema yang diusung dalam Gelar Karya kali ini bertajuk kewirausahaan.
Tujuan dari dipilihnya tema tersebut tidak lain agar para siswa dapat memiliki jiwa kewirausahaan sekaligus melatihnya untuk semakin berkembang.
Dalam pagelaran ini, siswa dibagi menjadi sembilan kelompok yang menampilkan berbagai olahan bernilai jual. Hasil olahan tersebut merupakan kreativitas para siswa yang dibantu oleh guru pendamping khusus.
Guru pendamping kelompok, Wisnu Bayu Murti menerangkan bahwa karya-karya yang ditampilkan para siswa SMP Tahfidz Duta Aswaja Kudus ini memanfaatkan bahan alam ramah lingkungan.
“Misalnya ada aksesoris, gantungan kunci dari hewan dan tumbuhan, mereka juga membuat resoles, kripik pakis, dan kripik-kripik lain yang unik-unik,” katanya, Selasa (6/12).
Kegiatan gelar karya ini bukanlah yang pertama. Sebab setiap semesternya, SMP Tahfid Duta Aswaja Kudus akan menggelar kegiatan yang sama dengan tema berbeda-beda sesuai implementasi kurikulum merdeka belajar.
Sedangkan agenda gelar karya yang dilaksanakan kali ini, dilakasanakan hanya dalam waktu sehari. Namun kegiatan tersebut tetap berlangsung cukup meriah dengan expo dan pentas seni berupa parade puisi, teater, stand up siswa, serta tari kreasi yang dipersembahkan oleh siswa kelas 8 dan 9.
“Sementara gelar karya ini full dari kelas 7 saja, total ada 9 kelompok,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMP Tahfidz Duta Aswaja Kudus, Syaiful Amin berharap dengan adanya kegiatan gelar karya ini dapat menjadikan siswa siswi semakin tertarik untuk mengembangkan karya sesuai dengan potensinya masing-masing.
“Diharapkan semester depan bisa mengembangkan potensi masing-masing melalui implementasi kurikulum merdeka,” harapnya. (Lingkar Network | Harianmuria.com)










