Jumat, Januari 9, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - Seputar Jateng - Semarang - Sudah 3 Kali, Banjir Lumpur dari Proyek BUMD Jateng Rendam Rumah Warga Tuntang

Sudah 3 Kali, Banjir Lumpur dari Proyek BUMD Jateng Rendam Rumah Warga Tuntang

Basuki by Basuki
31 Desember 2025 12:32
in Semarang, News, Umum
0 0
Untuk ketiga kalinya, banjir lumpur dari proyek BUMD Jateng kembali merendam rumah warga Dusun Daleman, Tuntang, Kabupaten Semarang.

Warga Dusun Daleman, Tuntang. Kabupaten Semarang membersihkan lumpur yang membanjiri rumah mereka. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

KAB. SEMARANG, Harianmuria.com – Warga Dusun Daleman, Desa Tuntang, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang kembali diterjang banjir lumpur. Peristiwa yang terjadi pada Selasa, 30 Desember 2025 sore itu disebut sebagai kejadian ketiga, dengan dampak terparah dibanding sebelumnya.

Banjir disertai material lumpur terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan menggenangi empat rumah warga. Lumpur diduga berasal dari proyek pengambilan tanah uruk milik Jawa Tengah Agro Berdikari (JTAB) Perseroda, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

4 Rumah Warga Tergenang Lumpur Tebal

Salah satu warga terdampak terparah, Endah Rusmiarti (53), mengungkapkan rumahnya hampir seluruhnya tergenang lumpur tebal akibat derasnya arus banjir yang membawa longsoran tanah dari area proyek.

“Lumpur semua di rumah saya. Total ada empat rumah yang terdampak, tapi rumah saya paling parah karena bersebelahan langsung dengan proyek tanah uruk ini,” ujar Endah saat ditemui, Rabu, 31 Desember 2025.

Ia menambahkan, selain rumah warga, longsoran lumpur juga berdampak ke fasilitas sekitar, termasuk area Stasiun Tuntang.

Baca juga: Diduga Dampak Galian C, Rumah Warga Tuntang Tertimbun Lumpur Usai Banjir Bandang

Warga Panik, Minta Tolong Tak Langsung Direspons

Endah mengaku panik saat banjir lumpur menghantam rumahnya. Ia hanya tinggal berdua dengan ibunya yang sudah lanjut usia dan tengah sakit, sehingga tidak bisa berjalan.

Baca Juga:  Puluhan Hidran Tak Berfungsi Optimal, PDAM Kota Semarang Segera Koordinasi dengan Damkar

“Saya teriak-teriak minta tolong ke siapa pun, termasuk ke pejabat proyek di seberang rumah, tapi tidak ada yang merespons cepat. Padahal saya tinggal berdua dengan ibu yang sedang sakit,” tuturnya.

Dalam kondisi panik, Endah harus berlari mencari bantuan demi menyelamatkan sang ibu. Beberapa warga akhirnya datang membantu dan menggendong ibunya keluar dari rumah.

Warga Minta Pertanggungjawaban JTAB

Endah menegaskan, banjir lumpur akibat proyek tersebut bukan kali pertama terjadi. Namun, kejadian kali ini dinilai paling parah.

“Ini sudah ketiga kalinya, dan yang paling parah sampai rumah saya seperti ini. Saya minta ada pertanggungjawaban dari pihak yang mengelola proyek,” tegasnya.

Ia juga berharap pihak pengelola proyek dan pejabat terkait bisa lebih responsif dan berempati terhadap kondisi warga sekitar.

“Selama ini kami diam saja, debu masuk rumah, tanah masuk rumah, kami diam. Tapi saat kejadian seperti ini, tidak ada empati,” katanya.

Untuk ketiga kalinya, banjir lumpur dari proyek BUMD Jateng kembali merendam rumah warga Dusun Daleman, Tuntang, Kabupaten Semarang.
Salah satu rumah warga di wilayah Dusun Daleman, Tuntang, Kabupaten Semarang tertimbun material lumpur, Selasa, 30 Desember 2025. (Dok. warga/Harianmuria.com)

DPRD Soroti Dampak Proyek ke Warga

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Mansuri, menyatakan pihaknya awalnya tidak mengetahui secara pasti kepemilikan proyek tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa proyek apa pun yang berdampak pada masyarakat harus bertanggung jawab.

Baca Juga:  Serapan Bantuan Operasional RT dan RW di Kota Semarang Tembus 95 Persen

“Siapa pun pemilik proyeknya, ketika sudah merugikan dan berdampak kepada warga, ya wajib bertanggung jawab,” tegas Mansuri.

Ia menambahkan, DPRD Kabupaten Semarang tidak menginginkan masyarakat menjadi korban dari aktivitas pembangunan.

“Kejadian ini sudah tiga kali. Dampaknya nyata terhadap lingkungan dan warga. Ini tidak boleh dibiarkan,” ujarnya.

Risiko Banjir dan Longsor Masih Mengancam

Mansuri meminta pengelola proyek, terutama karena ini merupakan BUMD milik Pemprov Jateng, tidak hanya membersihkan rumah warga, tetapi juga memperhatikan dampak psikologis dan keselamatan jangka panjang masyarakat sekitar.

Ia juga menyoroti kondisi tebing di lokasi proyek yang gundul akibat pengambilan tanah untuk proyek di Rest Area KM 445 B itu. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan banjir dan longsor susulan.

“Bentuknya tebing dan gundul, tidak ada pohon. Ini bisa menimbulkan banjir dan longsor lagi yang membahayakan warga. Kami minta ada tindak lanjut serius dari pengelola, apalagi ini milik BUMD Pemprov Jateng,” tegasnya.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: banjir lumpurBerita SemarangBUMD Jatengkabupaten semarangsemarang

Related Posts

Kisah inspiratif dua anak transmigran asal Jateng yang sukses menjadi Bupati Pringsewu dan Wakil Gubernur Lampung periode 2025–2030.
Seputar Jateng

2 Anak Transmigran Asal Jateng Sukses Jadi Bupati dan Wagub di Lampung

8 Januari 2026
Damkar Demak menangani 96 kasus kebakaran sepanjang 2025, kebakaran rumah mendominasi dengan korsleting listrik sebagai penyebab utama.
Demak

Damkar Demak Tangani 96 Kasus Kebakaran di 2025, Korsleting Listrik Pemicu Utama

8 Januari 2026
Mantan Bupati Blora RM Yudhi Sancoyo menyerahkan lima buku Sejarah Akademi Teknologi Ronggolawe (ATR) ke Perpusda Blora sebagai upaya penguatan literasi daerah.
Blora

Mantan Bupati Blora Hibahkan 5 Buku Sejarah ATR ke Perpusda

8 Januari 2026
Polres Semarang menyetorkan 45,94 ton jagung hasil panen sepanjang 2025 ke Bulog sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.
Semarang

Polres Semarang Setor 45,94 Ton Jagung Hasil Panen ke Bulog Selama 2025

8 Januari 2026
Load More
Next Post
Harga bapokting di Kendal lebih murah dibanding daerah lain, Menko Pangan Zulhas menyebut harga di Kendal di bawah rata-rata nasional.

Harga Bapokting di Kendal Paling Murah, Menko Pangan Zulhas: di Bawah Rata-Rata Nasional

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Molor Seminggu, Pencairan Gaji ASN Blora Rp55,5 Miliar Mulai Diproses

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS