Jumat, Januari 9, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - News - Firman Soebagyo Kritik Pernyataan ‘Tobat Nasuha’ Cak Imin: Tak Patut di Tengah Musibah

Firman Soebagyo Kritik Pernyataan ‘Tobat Nasuha’ Cak Imin: Tak Patut di Tengah Musibah

Basuki by Basuki
02 Desember 2025 13:30
in News, Umum
0 0
Anggota DPR Firman Soebagyo menilai pernyataan Menko Cak Imin soal "Tobat Nasuha" tidak patut diucapkan saat musibah bencana melanda.

Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

JAKARTA, Harianmuria.com – Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, menyesalkan pernyataan Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), yang sebelumnya mengimbau koleganya di kabinet untuk melakukan “Tobat Nasuha” sebagai respons atas bencana alam yang melanda sejumlah daerah.

Menurut Firman, ajakan tersebut tidak pantas disampaikan dalam situasi duka ketika masyarakat masih berjuang menghadapi dampak bencana.

Pernyataan Dinilai Tidak Tepat di Ruang Publik

Firman menegaskan bahwa Menko Cak Imin harus mempertimbangkan dampak sosial maupun politik sebelum melontarkan pernyataan bernuansa religius seperti “Tobat Nasuha”.

“Ucapan itu tidak tepat disampaikan di depan publik dalam suasana duka. Sebagai tokoh agama sekaligus pejabat negara, mestinya lebih memahami arti ‘Tobat Nasuha’,” kata Firman, Selasa, 2 Desember 2025.

Kerusakan Hutan Sudah Terjadi Puluhan Tahun

Selain menyoroti pernyataan Menko, Firman mengingatkan bahwa kerusakan hutan yang kerap dikaitkan dengan bencana hidrometeorologi merupakan akumulasi kebijakan selama 15–20 tahun, bukan persoalan tiba-tiba.

“Sebagai kader Partai Golkar yang cukup lama mengawal sektor kehutanan, saya lebih paham daripada Cak Imin kalau tentang kehutanan. Kerusakan hutan ini sudah terjadi sejak lama, bukan baru sekarang,” tegas Firman yang membidangi Pertanian, Kelautan, dan Perikanan selama empat periode di DPR RI.

Anggota DPR Firman Soebagyo menilai pernyataan Menko Cak Imin soal "Tobat Nasuha" tidak patut diucapkan saat musibah bencana melanda.
Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin). (IG cakiminow/Harianmuria.com)

Serukan Kolaborasi, Bukan Polemik

Firman menilai situasi bencana seharusnya menjadi momentum bagi menteri untuk meningkatkan koordinasi dan kerja kolaboratif, bukan saling lempar pernyataan yang menambah polemik di publik.

Ia menekankan pentingnya soliditas antarmenteri agar instruksi Presiden dapat berjalan efektif di lapangan.

“Sebagai menteri harusnya dalam situasi duka seperti ini, mereka lebih konsentrasi membantu presiden menyelesaikan masalah korban bencana. Itu jauh lebih arif dan bijak,” ujarnya.

Firman berharap para pejabat negara lebih berhati-hati dan bijaksana dalam menyampaikan pernyataan, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi masa krisis.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Bencana AlamCak IminDPR RIFirman SoebagyoTobat Nasuha

Related Posts

KPK menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 dengan potensi kerugian negara Rp1 triliun.
News

KPK Tetapkan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026
Polres Demak panen 5 ton jagung di Desa Sumberejo, Mranggen, sebagai dukungan swasembada pangan nasional dan program ketahanan pangan berbasis desa.
Demak

Dukung Swasembada Pangan, Polres Demak Panen 5 Ton Jagung di Desa Sumberejo

9 Januari 2026
Banjir mendadak kembali merendam Desa Pamotan Rembang setelah hampir tiga tahun aman.
Rembang

Banjir Mendadak Kembali Rendam Desa Pamotan Rembang setelah 3 Tahun Aman

9 Januari 2026
Bupati Rembang Harno melantik 59 pejabat Pemkab Rembang, tekankan profesionalisme dan integritas.
Rembang

59 Pejabat Pemkab Rembang Dilantik, Bupati Harno Tekankan Profesionalisme

9 Januari 2026
Load More
Next Post
Dinkes Rembang menemukan 131 kasus baru HIV hingga Oktober 2025 berkat peningkatan deteksi dini di puskesmas dan rumah sakit.

Dinkes Rembang Temukan 131 Kasus Baru HIV, Deteksi Dini Makin Optimal

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Molor Seminggu, Pencairan Gaji ASN Blora Rp55,5 Miliar Mulai Diproses

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS