• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Oktober 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Firman Soebagyo: NTB Punya Potensi Besar Jadi Lumbung Pangan Nasional

Basuki by Basuki
14 November 2025
in News
69 2
Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, menilai NTB memiliki potensi besar menjadi lumbung pangan nasional dan menegaskan revisi UU Pangan harus memberi ruang bagi penguatan potensi lokal daerah.

Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo. (Dok. DPR RI/Harianmuria.com)

545
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

MATARAM, Harianmuria.com – Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, menilai Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu lumbung pangan nasional. Potensi ini perlu menjadi perhatian dalam pembahasan revisi Undang-Undang Pangan yang saat ini tengah digodok di parlemen.

NTB Strategis untuk Ketahanan Pangan Nasional

Pernyataan tersebut disampaikan Firman saat mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), dalam kunjungan kerja ke Pemerintah Provinsi NTB, turut dihadiri gubernur, pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan kelompok tani.

“NTB bukan hanya penghasil pangan, tetapi penyangga ketahanan pangan nasional. Revisi UU Pangan harus memberi ruang bagi daerah seperti NTB untuk menguatkan kemandirian pangan berbasis potensi lokal,” ujarnya.

Firman menilai NTB memiliki beberapa keunggulan strategis, antara lahan pertanian yang luas dan produktif serta semangat tinggi masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian. Kombinasi potensi alam dan kemandirian petani menjadi modal penting dalam memperkuat sistem pangan nasional.

Soroti Ancaman Alih Fungsi Lahan

Meski berpotensi besar, Firman menekankan ancaman serius berupa alih fungsi lahan produktif yang terus meningkat. Persoalan ini dapat mengancam keberlanjutan produksi pangan dan kesejahteraan petani jika tidak dikendalikan secara ketat.

“Kita tidak bisa menutup mata terhadap penurunan produksi akibat alih fungsi lahan yang tidak terkendali. Pemerintah pusat dan daerah harus menindak tegas pelanggaran terhadap lahan pertanian yang dilindungi undang-undang,” tegasnya.

Dorong Penguatan Lumbung Desa

Firman juga mendorong pemerintah daerah memperkuat cadangan pangan lokal melalui pembangunan lumbung pangan di tingkat desa.

“Setiap desa idealnya memiliki lumbung pangan agar masyarakat tidak bergantung pada pasokan luar daerah. Kemandirian pangan harus tumbuh dari bawah,” ujarnya.

Selain pengendalian lahan, ia juga menekankan pentingnya inovasi dan diversifikasi pangan dengan memanfaatkan potensi lokal. Hal itu mencakup pengembangan varietas tanaman yang sesuai dengan kondisi wilayah, serta pemanfaatan bahan pangan alternatif untuk mengurangi ketergantungan impor.

“Pembangunan pertanian tidak cukup hanya meningkatkan produksi. Infrastruktur pendukung juga harus diperkuat,” imbuhnya.

Ketahanan Pangan Perlu Sinergi Semua Pihak

Firman, yang juga Wakil Ketua Umum Bidang Politik Kadin Indonesia, menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tugas pemerintah pusat, tetapi membutuhkan sinergi dengan pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha.

“Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah hadir dengan regulasi yang berpihak, masyarakat aktif, dan dunia usaha ikut berinvestasi,” ujarnya.

Firman berharap, pembahasan revisi UndangUndang Pangan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih berpihak pada petani dan daerah produsen pangan. Dengan demikian, daerah seperti NTB dapat menjadi ujung tombak kemandirian pangan nasional yang berdaulat, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Firman SoebagyoKomisi IV DPR RIlumbung pangan nasionalNTBrevisi UU Pangan
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

300 PMI Dipulangkan dari Malaysia, 150 Melalui Pelabuhan Johor Pasir Gudang

Next Post

Pemkab Blora Usung 2 Inovasi Unggulan di IGA 2025: Sikep dan Bu Desi Plus

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Anggota DPR Firman Soebagyo menilai pernyataan Menko Cak Imin soal "Tobat Nasuha" tidak patut diucapkan saat musibah bencana melanda.

Firman Soebagyo Kritik Pernyataan ‘Tobat Nasuha’ Cak Imin: Tak Patut di Tengah Musibah

by Basuki
2 Desember 2025
529

Anggota DPR Firman Soebagyo menilai pernyataan Menko Cak Imin soal "Tobat Nasuha" tidak patut diucapkan saat musibah bencana melanda. Ia dorong menteri fokus pada penanganan korban.

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo memberikan apresiasi kepada Lingkar Media Group sebagai media daerah yang mampu menembus panggung nasional dengan menyajikan informasi objektif dan berimbang.

Anggota DPR Apresiasi Lingkar Media Group: Media Daerah yang Eksis di Level Nasional

by Basuki
1 Desember 2025
574

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo memberikan apresiasi kepada Lingkar Media Group sebagai media daerah yang mampu menembus panggung nasional dengan menyajikan informasi objektif dan berimbang.

Anggota DPR RI Firman Soebagyo menyalurkan ratusan alat mesin pertanian (alsintan) kepada 68 kelompok tani di Kabupaten Pati untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung target swasembada pangan.

Firman Soebagyo Salurkan Ratusan Alsintan untuk 68 Kelompok Tani di Pati

by Basuki
29 November 2025
550

Anggota DPR RI Firman Soebagyo menyalurkan ratusan alat mesin pertanian (alsintan) kepada 68 kelompok tani di Kabupaten Pati untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung target swasembada pangan.

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo menyerahkan bantuan puluhan alsintan kepada kelompok tani di Blora untuk mendukung percepatan tanam dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Firman Soebagyo Serahkan Puluhan Alsintan kepada Kelompok Tani di Blora

by Basuki
27 November 2025
551

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo menyerahkan bantuan puluhan alsintan kepada kelompok tani di Blora untuk mendukung percepatan tanam dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
552
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
637
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • ORADO Goes to Campus 2026 Dorong Penjaringan Atlet Domino di Perguruan Tinggi Gresik

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Temukan keindahan Wana Wisata Taman Plumpung di Blora, destinasi alam sejuk dengan spot foto, kolam renang, dan jalur jalan kaki di tengah hutan jati yang memanjakan pengunjung.

Pesona Wana Wisata Plumpung: Destinasi Sejuk di Tengah Hutan Jati Blora

17 November 2025
716
Bonus dan tantiem adalah bentuk insentif finansial di luar gaji pokok, perbedaan utamanya terletak pada target penerima dan sumber dananya.

Perbedaan Tantiem dan Bonus: Penerima, Dasar Perhitungan, hingga Tujuan Pemberian

16 Agustus 2025
804

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya