Kamis, Januari 8, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - Pendidikan - Atap SDN Wonorejo 03 Rusak Parah, 4 Kelas Dikosongkan: Siswa Belajar 2 Shift

Atap SDN Wonorejo 03 Rusak Parah, 4 Kelas Dikosongkan: Siswa Belajar 2 Shift

Basuki by Basuki
21 Oktober 2025 21:32
in Pendidikan, News, Semarang, Seputar Jateng, Umum
0 0
Kerusakan atap SDN Wonorejo 03 di Pringapus, Kabupaten Semarang, makin parah akibat hujan deras, sehingga empat kelas dikosongkan dan siswa terpaksa belajar dua shift.

Kondisi atap SDN Wonorejo 03 di Pringapus, Kabupaten Semarang yang rusak parah. (Lingkar Network/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

KAB. SEMARANG, Harianmuria.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Semarang memperparah kerusakan bangunan di SDN Wonorejo 03, Desa Wonorejo, Kecamatan Pringapus. Atap ruang kelas yang sebelumnya sudah rusak kini ambrol dan membahayakan keselamatan siswa.

Atap Runtuh Akibat Rayap dan Hujan

Kepala Sekolah SDN Wonorejo 03, Sritini, mengatakan bahwa kerusakan sebenarnya telah terjadi sejak tahun 2023, namun hanya dilakukan perbaikan sementara dengan sistem tambal sulam. Sayangnya, curah hujan tinggi dalam beberapa minggu terakhir membuat kondisi atap semakin memburuk.

“Awalnya rusak sedikit, kami betulkan seadanya. Tapi karena hujan terus-menerus, kerusakan makin parah di bagian atap. Demi keselamatan, empat kelas kami kosongkan,” jelas Sritini.

Ia menambahkan, atap sekolah lapuk akibat dimakan rayap, sehingga tidak mampu menahan beban air hujan. Untuk mengantisipasi hal buruk, pihak sekolah meniadakan kegiatan belajar di ruang yang rusak.

Siswa Belajar 2 Shift: Pagi dan Siang

Agar proses belajar tetap berjalan, pihak sekolah menerapkan sistem dua shift. Siswa Kelas 1, 2, 5, dan 6 belajar pada pagi hari mulai pukul 07.00 WIB, sedangkan Kelas 3 dan 4 masuk pada pukul 10.00 WIB setelah kelas pagi selesai.

“Kami bagi waktu agar semua siswa tetap bisa belajar meskipun ruang kelas terbatas,” imbuhnya.

Ketua DPRD Minta Rehabilitasi Segera

Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, yang meninjau langsung lokasi sekolah, menilai kondisi SDN Wonorejo 03 sangat mengkhawatirkan dan berpotensi membahayakan siswa serta guru.

“Harus ada pergeseran anggaran belanja tidak terduga (BTT) agar sekolah ini segera direhabilitasi. Kondisinya memprihatinkan, tidak layak dipakai belajar,” tegas Bondan.

Ia juga mendesak Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang untuk memantau seluruh kondisi sekolah menjelang musim hujan.

“Semua sekolah harus dicek. Jangan sampai ada yang roboh dulu baru bertindak,” tambahnya.

BPBD Sudah Laporkan ke Bupati

Kepala BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan Tribiantoro, menyatakan pihaknya sudah melaporkan kondisi SDN Wonorejo 03 kepada Bupati Semarang.

“Ini tanggung jawab bersama. Harapannya, bisa segera diatasi agar siswa bisa kembali belajar dengan aman,” ujarnya singkat.

Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com

Related Posts

Damkar Demak menangani 96 kasus kebakaran sepanjang 2025, kebakaran rumah mendominasi dengan korsleting listrik sebagai penyebab utama.
Demak

Damkar Demak Tangani 96 Kasus Kebakaran di 2025, Korsleting Listrik Pemicu Utama

8 Januari 2026
Mantan Bupati Blora RM Yudhi Sancoyo menyerahkan lima buku Sejarah Akademi Teknologi Ronggolawe (ATR) ke Perpusda Blora sebagai upaya penguatan literasi daerah.
Blora

Mantan Bupati Blora Hibahkan 5 Buku Sejarah ATR ke Perpusda

8 Januari 2026
Polres Semarang menyetorkan 45,94 ton jagung hasil panen sepanjang 2025 ke Bulog sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.
Semarang

Polres Semarang Setor 45,94 Ton Jagung Hasil Panen ke Bulog Selama 2025

8 Januari 2026
Dua RSUD di Blora, yaitu RSUD Blora dan RSUD Cepu, kini membayar gaji pegawai menggunakan anggaran BLUD tanpa subsidi APBD.
Blora

Tanpa Subsidi APBD, 2 RSUD di Blora Kini Bayar Gaji Pegawai Pakai Anggaran BLUD

8 Januari 2026
Load More
Next Post
Sebanyak 310 atlet arung jeram dari 17 kabupaten/kota di Jawa Tengah berlaga di Sungai Tuntang untuk memperebutkan 140 tiket Porprov Jateng XVII tahun 2026.

310 Atlet Arung Jeram Bertarung di Sungai Tuntang, Berebut 140 Tiket Porprov Jateng 2026

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guru ASN Blora Sumringah, Anggaran Rp40,73 Miliar Cair untuk Gaji ke-13 dan THR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS