KENDAL, Harianmuria.com – Sebanyak 11 sekolah di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, dialihkan ke pembelajaran daring pada Senin, 1 September 2025. Kebijakan ini diambil atas izin Bupati Kendal sebagai langkah antisipasi menjaga keamanan siswa di tengah situasi yang kurang kondusif.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal, Ferinando Rad Bonay, mengatakan keputusan ini diambil demi keselamatan dan kelancaran proses belajar mengajar.
“Kami mengambil kebijakan ini untuk memastikan keamanan siswa. Melihat suasana yang tidak menentu, bahkan kemarin sore akses masuk ke lingkungan Pemkab sempat ditutup, maka sekolah-sekolah yang berada dekat titik rawan untuk sementara diliburkan,” jelas Ferinando.
11 Sekolah Terdampak
Adapun sekolah yang diberlakukan pembelajaran daring terdiri dari 2 PAUD, 4 SD, 2 SMP, dan 3 SMA/SMK. Menurut Ferinando, langkah ini juga diambil untuk mengantisipasi potensi unjuk rasa yang bisa menyebabkan arus lalu lintas macet dan mengganggu aktivitas sekolah.
SDN 2 Patukangan Terapkan Daring Sehari
Kepala SDN 2 Patukangan, Anas Ma’ruf, menyampaikan pihaknya menerapkan pembelajaran daring untuk seluruh kelas sesuai instruksi Disdikbud Kendal.
“Untuk sementara, pembelajaran daring hanya satu hari ini. Namun, untuk ke depannya kami menunggu instruksi lebih lanjut,” ujarnya.
Dengan langkah ini, diharapkan siswa tetap dapat belajar dengan aman. SDN 2 Patukangan sendiri memiliki 204 siswa dan siswi yang kini mengikuti kelas daring.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










