DEMAK, Harianmuria.com – Menjelang keberangkatan ibadah haji ke Tanah Suci, jasa penukaran mata uang rupiah ke riyal di Kabupaten Demak diserbu para calon jemaah haji (calhaj).
Para calhaj mengatakan uang riyal tersebut nantinya akan digunakan untuk uang saku belanja atau membeli berbagai kebutuhan penting selama di negara Arab Saudi.
“Saya menukarkan uang rupiah ke riyal ini untuk bekal persiapan sebelum keberangkatan ibadah haji ke Tanah Suci. Uang riyal untuk berjaga-jaga sewaktu-waktu ingin belanja kebutuhan di sana,” kata Aminin, salah satu calhaj yang menukarkan uang riyal di NanoBank Syariah Demak, Selasa (23/4/2025).
Pimpinan Cabang NanoBank Syariah Demak Ecta Lusiawati mengatakan, antusiasme calhaj untuk menukarkan mata uang makin meningkat dari hari ke hari. “Kami menyiapkan stok mata uang riyal sejak jauh hari untuk memberikan kemudahan bagi calhaj,” ujarnya.
Menurut Ecta, nilai tukar riyal terus meningkat menjelang keberangkatan jemaah haji pada awal Mei mendatang. Saat ini kurs 1 riyal sama dengan Rp4.700, naik dari sebelumnya Rp4.600.
“Nilai tukar tersebut bisa saja terus mengalami kenaikan saat mendekati Hari H keberangkatan ibadah haji. Meski demikian, volume transaksi penukaran ke riyal terus meningkat,” tuturnya.
Kenaikan nilai tukar riyal, lanjutnya, dipengaruhi setidaknya dua faktor. Selain lonjakan permintaan selama musim haji 2025, faktor turunnya nilai mata uang rupiah terhadap dolar AS juga berpengaruh terhadap nilai tukar riyal.
Ecta mengungkapkan, pihaknya menyediakan paket penukaran senilai 250 riyal per paket, yang dipatok dengan nilai tukar sebesar Rp1.175.000. Tiap paket itu terdiri dari mata uang 100 riyal (100 lembar), 50 riyal (dua lembar), 10 riyal (tiga lembar), dan 5 riyal (empat lembar).
(BURHAN ASLAM – Harianmuria.com)










