KAB. SEMARANG, Harianmuria.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Semarang memperparah kerusakan bangunan di SDN Wonorejo 03, Desa Wonorejo, Kecamatan Pringapus. Atap ruang kelas yang sebelumnya sudah rusak kini ambrol dan membahayakan keselamatan siswa.
Atap Runtuh Akibat Rayap dan Hujan
Kepala Sekolah SDN Wonorejo 03, Sritini, mengatakan bahwa kerusakan sebenarnya telah terjadi sejak tahun 2023, namun hanya dilakukan perbaikan sementara dengan sistem tambal sulam. Sayangnya, curah hujan tinggi dalam beberapa minggu terakhir membuat kondisi atap semakin memburuk.
“Awalnya rusak sedikit, kami betulkan seadanya. Tapi karena hujan terus-menerus, kerusakan makin parah di bagian atap. Demi keselamatan, empat kelas kami kosongkan,” jelas Sritini.
Ia menambahkan, atap sekolah lapuk akibat dimakan rayap, sehingga tidak mampu menahan beban air hujan. Untuk mengantisipasi hal buruk, pihak sekolah meniadakan kegiatan belajar di ruang yang rusak.
Siswa Belajar 2 Shift: Pagi dan Siang
Agar proses belajar tetap berjalan, pihak sekolah menerapkan sistem dua shift. Siswa Kelas 1, 2, 5, dan 6 belajar pada pagi hari mulai pukul 07.00 WIB, sedangkan Kelas 3 dan 4 masuk pada pukul 10.00 WIB setelah kelas pagi selesai.
“Kami bagi waktu agar semua siswa tetap bisa belajar meskipun ruang kelas terbatas,” imbuhnya.
Ketua DPRD Minta Rehabilitasi Segera
Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, yang meninjau langsung lokasi sekolah, menilai kondisi SDN Wonorejo 03 sangat mengkhawatirkan dan berpotensi membahayakan siswa serta guru.
“Harus ada pergeseran anggaran belanja tidak terduga (BTT) agar sekolah ini segera direhabilitasi. Kondisinya memprihatinkan, tidak layak dipakai belajar,” tegas Bondan.
Ia juga mendesak Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang untuk memantau seluruh kondisi sekolah menjelang musim hujan.
“Semua sekolah harus dicek. Jangan sampai ada yang roboh dulu baru bertindak,” tambahnya.
BPBD Sudah Laporkan ke Bupati
Kepala BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan Tribiantoro, menyatakan pihaknya sudah melaporkan kondisi SDN Wonorejo 03 kepada Bupati Semarang.
“Ini tanggung jawab bersama. Harapannya, bisa segera diatasi agar siswa bisa kembali belajar dengan aman,” ujarnya singkat.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki









