KUDUS, Harianmuria.com – Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, meninjau langsung kondisi atap kelas yang ambrol di SD 2 Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, pada Rabu, 8 Oktober 2025.
Kunjungan ini dilakukan setelah Bellinda menerima laporan warga mengenai atap ruang kelas yang nyaris roboh dan tidak bisa lagi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).
“Ada warga yang menyampaikan soal kelas yang hampir roboh ini. Insyaallah, akhir bulan ini akan segera diperbaiki,” tegas Bellinda.
Anggaran Perbaikan Rp130 Juta Disiapkan
Selain meninjau kelas IV yang atapnya sudah jebol, Wabup juga memeriksa kelas III yang menunjukkan tanda-tanda kerusakan serupa. Ia menyebut bahwa total biaya perbaikan diperkirakan mencapai Rp130 juta.
Perbaikan akan menggunakan anggaran perawatan rutin, agar bisa dilakukan segera tanpa harus menunggu proses rehabilitasi reguler yang lebih panjang.
“Perbaikannya bertahap, disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” jelasnya.
2 Skema Penanganan Sekolah Rusak di Kudus
Bellinda menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus telah menyiapkan dua skema penanganan untuk kerusakan sekolah, yaitu anggaran reguler untuk perbaikan ringan hingga berat dan anggaran perawatan untuk kerusakan mendadak dan mendesak.
Ia juga mendorong semua pihak sekolah untuk melaporkan kerusakan sejak dini, agar tidak sampai mengancam keselamatan siswa.
“Kami ingin memastikan anak-anak belajar dalam kondisi aman dan nyaman,” tegas Wabup.
Siswa Terpaksa Belajar di Perpustakaan dan Musala
Sementara itu, Plt. Kepala SD 2 Bae, Zubaedi, menjelaskan bahwa kerusakan atap mulai terlihat sejak awal 2025, dan makin parah akibat cuaca ekstrem sejak Maret.
Untuk sementara, sekitar 20 siswa kelas IV belajar di perpustakaan, sedangkan kelas III masih bertahan di ruangnya, tapi bisa dipindahkan ke musala jika hujan deras.
“Kami sudah mengajukan perbaikan melalui Dapodik ke Disdikpora. Semoga setelah kunjungan Wabup, prosesnya bisa lebih cepat,” harap Zubaedi.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki









