BLORA, Harianmuria.com – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polres Blora resmi beroperasi dan kini telah melayani kebutuhan makan bergizi bagi 2.515 penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah.
Peluncuran dapur tersebut dilakukan pada Jumat, 10 Oktober 2025, dan saat ini menyuplai makanan bergizi ke 28 sekolah, mulai dari PAUD, TK hingga SMK yang berada di sekitar wilayah Mapolres.
“Kami sudah beroperasi dengan menyasar 28 sekolah yang berada di sekitar Mapolres,” jelas Kepala SPPG Polres Blora, Danny Daniswara, Senin, 13 Oktober 2025.
2.515 Penerima Manfaat, 50 Relawan Terlibat
Danny merinci, total porsi makanan yang disalurkan saat ini mencapai 2.515 jiwa, terdiri dari sekitar 1.400 porsi besar dan 1.100 porsi kecil. Jumlah tersebut masih bisa bertambah pada periode selanjutnya.
“Kemungkinan sih bisa bertambah nantinya melihat periode berikutnya,” tambahnya.
Dapur ini dioperasikan oleh 50 orang relawan, terdiri dari 47 relawan utama dan 3 tambahan, yang bertugas mulai dari memasak hingga distribusi makanan.
Menu Sesuai Juknis BGN, Kantongi SLHS
Menu yang disajikan di SPPG Polres Blora telah disesuaikan dengan petunjuk teknis (juknis) dari Badan Gizi Nasional (BGN).
“Hari ini ada tongseng sapi, sayur buncis wortel, tahu goreng, dan buah-buahan. Menu disiapkan dari pagi hingga siang,” ungkap Danny.
Dapur SPPG Blora juga telah memenuhi standar keamanan pangan dan juknis BGN, dengan mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan Daerah. Proses Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) pun dijadwalkan segera dilakukan.
“Sertifikat sudah kami urus sejak awal. Termasuk chef kami juga sudah bersertifikasi. Untuk IKL rencananya dilaksanakan besok,” tambah Danny.
Polres Blora Dukung Program Nasional
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, menyatakan bahwa dapur SPPG ini adalah bagian dari strategi mendukung penuh program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
“Dapur SPPG ini berfungsi sebagai unit layanan sentral yang menyiapkan, memasak, dan mendistribusikan makanan bergizi sesuai standar BGN,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa dapur ini merupakan bagian dari instruksi Polda Jawa Tengah, yang membentuk 26 titik SPPG di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Blora.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki









